SketsaNusantara.id – Demo warga Kecamatan Puger Jember akan bahaya kendaraan berat di jalan desa akhirnya benar-benar berujung duka mendalam.
Hanya berselang beberapa waktu setelah aksi demonstrasi besar-besaran menuntut penghentian operasional truk tronton di jalan pemukiman, sebuah kecelakaan tragis merenggut nyawa 2 wanita.
Insiden yang terjadi di ruas jalan desa Grenden Puger tersebut terjadi pada Minggu, 12 April yang melibatkan sebuah sepeda motor yang dikendarai oleh 2 orang perempuan dan seorang anak kecil, dengan sebuah truk tronton bermuatan berat.
Dikutip dari laman Instagram @jember24jam_, kecelakaan bermula saat sepeda motor yang ditumpangi 3 orang tersebut melaju searah dengan truk tronton.
Berniat untuk sampai lebih cepat, pengendara motor mencoba mendahului truk dari sisi kiri.
Saat mencoba menyalip, sepeda motor diduga kehilangan keseimbangan akibat kondisi jalan atau ruang gerak yang terbatas hingga motor tersebut oleng dan jatuh tepat di bawah kolong truk yang tengah melaju.
Akibat insiden tersebut, 2 orang perempuan dilaporkan tewas seketika di lokasi kejadian setelah terlindas ban belakang truk.
Di tengah peristiwa memilukan tersebut, 1 orang anak kecil yang turut berboncengan dinyatakan selamat dan hanya mengalami luka ringan, meski mengalami trauma hebat.
Kedua korban diketahui beralamat di Dusun Kalimalang, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, Jember.
Kecelakaan ini seolah menjadi pembenaran atas kekhawatiran masyarakat Puger selama ini. Beberapa waktu lalu, warga sempat memblokade jalan dan melakukan aksi demo menuntut pembatasan kendaraan berat masuk ke jalan desa.
Sebelumnya, warga menuntut penghentian penggunaan jalan desa untuk kendaraan besar.