news

Warganet Ramai Soroti unggahan Kedutaan Besar Iran di Indonesia, Misteri di Balik 'Kode Rahasia' Sandi Morse Terungkap, Ternyata Ini Maknanya

Jumat, 10 April 2026 | 19:30 WIB
Tangkapan Layar unggahan akun X Kedubes Iran di Indonesia yang mencuri perhatian karena menggunakan 'kode rahasia' sandi morse (X @IraninIndonesia)

Mereka menggambarkan serangan AS-Israel sebagai tindakan sepihak yang tidak adil, sementara Iran hanya menunjukkan sikap "bertahan" (self-defense) dari serangan zionis.

Meski AS-Israel melancarkan serangan masif, mereka gagal mencapai tujuan utama, seperti menghancurkan program rudal nuklir Iran sepenuhnya atau memaksa rezim Iran jatuh di tangan AS. Iran mengklaim telah "bertahan" meski menghadapi tekanan berat.

Pesan ini juga menjadi sikap optimisme dan menunjukkan perlawanan terhadap ketidakadilan. Di tengah gencatan senjata yang goyah, Iran ingin menyatakan bahwa mereka tidak takut dan tidak akan menyerah.

Sebagaimana diketahui, konflik antara Israel-AS vs Iran terjadi sejak akhir Februari 2026 pasca serangan ke Tehran menewaskan Supreme Leader, Ali Khamenei.

Baca Juga: Konflik Timur Tengah Memanas, Beredar Kabar Adik Benjamin Netanyahu dan Menteri Keamanan Israel Tewas Terkena Serangan Rudal Iran, Begini Faktanya

Setelah 5 minggu pertempuran, tercapai kesepakatan gencatan senjata sementara selama 2 minggu, mulai hari Rabu, 8 April 2026 yang dimediasi Pakistan.

Iran mengajukan 3 syarat untuk gencatan senjata dengan AS-Israel meliputi penghentian total serangan ke seluruh negara (termasuk Lebanon, Irak dan Yaman), pencabutan seluruh sanksi ekonomi dan kompensasi kerusakan perang serta pengakuan kedaulatan atas Selat Hormuz.

Namun, ksespakatan tersebut dilanggar setelah Israel melancarkan serangan ke Lebanon yang menewaskan ratusan orang. Bahkan, serangan IDF sebelumnya juga merenggut nyawa 3 prajurit TNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan UNIFIL PBB.

Baca Juga: Tegas! Indonesia Tolak Pembelaan Israel, Desak PBB Lakukan Investigasi Menyeluruh Terkait Serangan yang Menewaskan 3 Prajurit TNI di Lebanon

Melalui pesan tersebut, Iran selah mengingatkan bahwa mereka mengecam serangan tersebut sebagai pelanggaran terhadap kesepatan ceasefire dan siap menghadapi skenario terburuk jika negosiasi gagal.

Meski begitu, pihak kedutaan belum memberikan klarifikasi lebih lanjut mengenai maksud unggahan tersebut.

Publik berharap ke depannya konflik ini bisa mereda karena bisa berdampak pada stabilitas pasokan energi global akibat penutupan Selat Hormuz di Iran.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Tags

Terkini