Mereka menggambarkan serangan AS-Israel sebagai tindakan sepihak yang tidak adil, sementara Iran hanya menunjukkan sikap "bertahan" (self-defense) dari serangan zionis.
Meski AS-Israel melancarkan serangan masif, mereka gagal mencapai tujuan utama, seperti menghancurkan program rudal nuklir Iran sepenuhnya atau memaksa rezim Iran jatuh di tangan AS. Iran mengklaim telah "bertahan" meski menghadapi tekanan berat.
Pesan ini juga menjadi sikap optimisme dan menunjukkan perlawanan terhadap ketidakadilan. Di tengah gencatan senjata yang goyah, Iran ingin menyatakan bahwa mereka tidak takut dan tidak akan menyerah.
Sebagaimana diketahui, konflik antara Israel-AS vs Iran terjadi sejak akhir Februari 2026 pasca serangan ke Tehran menewaskan Supreme Leader, Ali Khamenei.
Setelah 5 minggu pertempuran, tercapai kesepakatan gencatan senjata sementara selama 2 minggu, mulai hari Rabu, 8 April 2026 yang dimediasi Pakistan.
Iran mengajukan 3 syarat untuk gencatan senjata dengan AS-Israel meliputi penghentian total serangan ke seluruh negara (termasuk Lebanon, Irak dan Yaman), pencabutan seluruh sanksi ekonomi dan kompensasi kerusakan perang serta pengakuan kedaulatan atas Selat Hormuz.
Namun, ksespakatan tersebut dilanggar setelah Israel melancarkan serangan ke Lebanon yang menewaskan ratusan orang. Bahkan, serangan IDF sebelumnya juga merenggut nyawa 3 prajurit TNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan UNIFIL PBB.
Melalui pesan tersebut, Iran selah mengingatkan bahwa mereka mengecam serangan tersebut sebagai pelanggaran terhadap kesepatan ceasefire dan siap menghadapi skenario terburuk jika negosiasi gagal.
Meski begitu, pihak kedutaan belum memberikan klarifikasi lebih lanjut mengenai maksud unggahan tersebut.
Publik berharap ke depannya konflik ini bisa mereda karena bisa berdampak pada stabilitas pasokan energi global akibat penutupan Selat Hormuz di Iran.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Penutupan Selat Hormuz Pasca Serangan Israel ke Iran Berdampak ke Pasokan Energi Indonesia? Ini Rencana Pertamina Hadapi Eskalasi Konflik Timur Tengah
MUI Mengecam Serangan Israel-AS ke Iran yang Dinilai sebagai Pelanggaran Hukum Internasional, Desak Indonesia Keluar Board of Peace demi Kemanusiaan
Dunia Hanya Permainan, Rhoma Irama Mengutip Ayat Al Qur'an dan Sampaikan Pesan Ini Tanggapi Konflik Israel-AS vs Iran
Strategi Cerdas Iran Kelabuhi IDF, Israel Diduga Rugi 4 Juta Dolar Gegara Salah Tembakkan Rudal ke Helikopter yang Ternyata Cuma Lukisan di Atas Aspal
Evakuasi Konflik Iran, Mahasiswa Teknik Komputer Asal Jember Tiba dengan Selamat di Jawa Timur
Dampak Perang Iran Menghantui, Airlangga Hartarto dan Purbaya Segera Tetapkan Skema WFH Nasional Demi Hemat Energi