SketsaNusantara.id - Kegiatan latihan gabungan (latgab) yang digelar Forum Remaja Palang Merah Indonesia (FORPIS) Distrik 6 menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kapasitas relawan muda di Kabupaten Jember. Bertempat di Aula Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Jember, Selasa 31 Maret 2026, puluhan anggota PMR Wira dari berbagai sekolah berkumpul untuk memperdalam keterampilan pertolongan pertama.
Sebanyak 48 peserta yang berasal dari SMA, SMK, MAN, hingga SMAK se-Kabupaten Jember ambil bagian dalam kegiatan ini. Masing-masing sekolah mengirimkan dua perwakilan terbaiknya untuk mengikuti pelatihan intensif yang mengusung tema “Menyatukan Materi, Meningkatkan Kompetensi Menuju Prestasi”.
Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga praktik langsung terkait teknik pertolongan pertama sesuai standar kepalangmerahan. Pelatihan ini dirancang untuk menyamakan pemahaman antar anggota PMR Wira sekaligus meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi kondisi darurat di lapangan.
Ketua panitia kegiatan, Khairunnisa Rahmania, menjelaskan bahwa latgab ini memiliki peran penting dalam membangun keseragaman kompetensi relawan muda. Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bekal bagi para peserta dalam menghadapi berbagai ajang perlombaan kepalangmerahan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh peserta memiliki pemahaman yang sama terkait materi pertolongan pertama serta lebih siap, baik dalam kompetisi maupun saat terjun langsung di masyarakat,” ujarnya.
Tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan teknis, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperluas wawasan serta mempererat hubungan antar anggota PMR Wira di Jember. Interaksi yang terjalin selama pelatihan dinilai mampu memperkuat solidaritas dan membangun jejaring relawan yang lebih solid di masa depan.
Baca Juga: PMI Jember Gelar Halalbihalal 2026, Tekankan Ukhuwah dan Pentingnya Membersihkan Hati
Khairunnisa menambahkan, latgab FORPIS juga menjadi ajang silaturahmi antar sekolah yang memiliki kesamaan visi dalam bidang kemanusiaan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan muncul semangat kolaborasi yang lebih kuat di kalangan relawan muda.
Sementara itu, Ketua PMI Jember, Zainollah, S.Pd, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai latihan gabungan seperti ini sangat penting dalam mendukung pengembangan karakter dan keterampilan anggota PMR.
“Latihan gabungan ini sangat baik, karena tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga membentuk karakter relawan yang peduli serta memperkuat solidaritas. Dengan berkumpul bersama, mereka bisa saling mengenal dan belajar satu sama lain,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi bagi PMI Jember dalam melihat potensi dan perkembangan relawan muda. Materi yang diberikan pun cukup komprehensif, mulai dari dasar-dasar gerakan kepalangmerahan hingga simulasi respon cepat saat terjadi bencana.
Melalui latihan gabungan ini, PMI Jember berharap dapat mencetak relawan muda yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan generasi muda di bidang kemanusiaan terus dilakukan secara berkelanjutan.