SketsaNusantara.id - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, semangat berbagi tak hanya diwujudkan dalam bentuk tradisi konsumtif, tetapi juga aksi kemanusiaan. Hal ini terlihat dari antusiasme warga Kecamatan Umbulsari yang mengikuti kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember.
Kegiatan tersebut digelar di Masjid Baitul Ridlo Umbulsari pada Senin malam 16 Maret 2026. Dalam kegiatan itu, puluhan warga secara sukarela mendonorkan darahnya. Dari hasil pelaksanaan, petugas berhasil mengumpulkan sebanyak 31 kantong darah yang siap disalurkan untuk kebutuhan medis.
Momentum menjelang Lebaran memang kerap menjadi periode krusial bagi ketersediaan stok darah. Aktivitas masyarakat yang meningkat, ditambah masa libur panjang, seringkali berdampak pada menurunnya jumlah pendonor aktif. Di sisi lain, kebutuhan darah di rumah sakit justru cenderung meningkat.
Ketua PMI Kecamatan Umbulsari, Choerul Hermanwanto, yang hadir langsung di lokasi menyampaikan apresiasinya terhadap kesadaran masyarakat. Ia menilai, kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian sosial warga di tengah kesibukan mempersiapkan hari raya.
“Ini bukan sekadar donor darah, tetapi wujud kepedulian warga Umbulsari dalam membantu sesama. Di tengah persiapan Lebaran, mereka tetap menyempatkan diri untuk berbagi kehidupan,” ujarnya.
Choerul juga menegaskan bahwa kegiatan donor darah ini menjadi salah satu cara sederhana namun berdampak besar dalam menyelamatkan nyawa. Menurutnya, satu kantong darah bisa membantu lebih dari satu pasien yang membutuhkan.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, S.Pd menjelaskan bahwa kegiatan jemput bola seperti ini merupakan strategi penting dalam menjaga stabilitas stok darah, khususnya menjelang hari besar keagamaan.
Ia menyebut, PMI tidak hanya menunggu pendonor datang ke markas, tetapi juga aktif turun ke masyarakat agar kebutuhan darah tetap terpenuhi.
“Kami mengapresiasi partisipasi warga Umbulsari. Sebanyak 31 kantong darah yang terkumpul ini sangat berarti untuk menjaga ketersediaan stok selama masa libur Idul Fitri,” jelasnya.
Menurut Zainollah, sinergi antara pengurus PMI di tingkat kecamatan dan masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan kegiatan tersebut. Tanpa keterlibatan aktif warga, upaya menjaga stok darah akan sulit tercapai.
Selain itu, kegiatan donor darah juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor secara rutin. Tidak hanya saat momen tertentu, tetapi juga sebagai gaya hidup sehat dan bentuk kepedulian sosial yang berkelanjutan.
Artikel Terkait
PMI Jember Gelar Harmoni Ramadhan, Gus Hutri Ajak Perkuat Syukur dalam Pengabdian Kemanusiaan
Estafet Kepemimpinan KSR PMI Jember Resmi Berganti, Haidar Al Rafif Pimpin Pengurus Baru dengan Semangat Mengabdi Sepenuh Hati
PMI Kecamatan Silo Perluas Program Kampung Donor, Desa Sidomulyo Disiapkan Jadi Pusat Donor Darah Baru di Jember
Ratusan Takjil Ludes Dibagikan Relawan PMI Jember, Mahasiswa dari Berbagai Kampus Turun Langsung ke Jalan
PMI Jember dan Puskesmas Ajung Jember Mampu Himpun 40 Kantong Darah serta Berikan Layanan Kesehatan Gratis