SketsaNusantara.id - Kegiatan halalbihalal yang digelar Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember pada Jumat 27 Maret 2026 berlangsung hangat dan penuh makna. Acara ini menjadi ruang pertemuan bagi pengurus, staf, serta relawan untuk mempererat hubungan sekaligus melakukan refleksi atas peran mereka dalam tugas-tugas kemanusiaan.
Tidak sekadar tradisi tahunan pasca Idul Fitri, kegiatan ini dimaknai sebagai upaya memperkuat nilai kebersamaan yang selama ini menjadi fondasi gerakan kemanusiaan. Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, para peserta saling berinteraksi, berbagi cerita, dan memperbaharui komitmen dalam pengabdian sosial.
Ketua PMI Jember, Zainollah, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga ikatan persaudaraan di tengah dinamika kerja kemanusiaan yang tidak ringan. Ia menyampaikan bahwa semangat kemanusiaan tidak bisa dilepaskan dari nilai-nilai kebersamaan yang kuat.
Menurutnya, hubungan antaranggota harus dilandasi semangat ukhuwah, baik dalam konteks keagamaan, kemanusiaan, maupun kebangsaan. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan penting dalam menjalankan misi organisasi yang berfokus pada pelayanan masyarakat tanpa memandang latar belakang.
“Silaturahmi seperti ini bukan hanya formalitas, tetapi menjadi energi moral untuk terus bergerak dalam kerja-kerja kemanusiaan,” ujarnya.
Selain sambutan, acara juga diisi dengan tausiyah yang memberikan dimensi spiritual bagi para peserta. KH Abdul Haris dalam penyampaiannya menekankan bahwa keberhasilan manusia tidak hanya ditentukan oleh usaha, tetapi juga oleh kehendak Tuhan.
Baca Juga: Safari Donor Darah Ramadan Jember Resmi Berakhir, PMI Catat 36 Kantong di Masjid Al Baitul Amin
Ia mengingatkan bahwa amalan wajib saja belum cukup untuk mencapai kesempurnaan hidup. Konsistensi dalam menjalankan amalan sunnah menjadi salah satu jalan untuk meningkatkan kualitas diri. Namun demikian, ia menyoroti bahwa hubungan antarmanusia memiliki dampak yang sangat besar dalam kehidupan.
Menurutnya, kesalahan kepada sesama manusia sering kali lebih berat penyelesaiannya dibandingkan kesalahan kepada Tuhan. Oleh karena itu, menjaga hubungan baik, terutama kepada orang tua, menjadi kunci utama dalam meraih keberkahan hidup.
Ia juga mengajak para peserta untuk memiliki hati yang lapang, sebagaimana sifat yang dimiliki oleh penghuni surga. Kemampuan untuk memaafkan dan tidak menyimpan dendam menjadi indikator penting dalam menjaga kebersihan hati.
“Semakin sedikit penyakit hati, maka semakin dekat seseorang dengan kebahagiaan sejati,” ungkapnya.
Sebaliknya, ia mengingatkan agar setiap individu tidak memelihara kemarahan. Emosi negatif yang terus dipupuk justru dapat menjauhkan seseorang dari nilai-nilai kebaikan dan kedamaian.
Artikel Terkait
PMI Kecamatan Silo Perluas Program Kampung Donor, Desa Sidomulyo Disiapkan Jadi Pusat Donor Darah Baru di Jember
Ratusan Takjil Ludes Dibagikan Relawan PMI Jember, Mahasiswa dari Berbagai Kampus Turun Langsung ke Jalan
PMI Jember dan Puskesmas Ajung Jember Mampu Himpun 40 Kantong Darah serta Berikan Layanan Kesehatan Gratis
Antusiasme Warga dan Mahasiswa Ikut Donor Darah PMI Jember, Puluhan Kantong Darah Terkumpul dari Berbagai Titik
Aksi Donor Darah Ramadhan di Kalisat Jember Pecahkan Rekor, PMI Berhasil Himpun 81 Kantong dari 107 Pendaftar