SketsaNusantara.id - Konten yang diunggah akun resmi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, unggahan dari SPPG Sidanegara 2 Cilacap memicu reaksi luas di media sosial.
Peristiwa ini terjadi pada Selasa, 17 Maret 2026. Sebuah video berdurasi singkat terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi viral dan menuai kecaman.
Video tersebut awalnya diunggah melalui platform TikTok. Namun, konten itu kemudian dihapus setelah memicu respons dari berbagai pihak.
Dalam video tersebut, terlihat aktivitas petugas yang menyiapkan menu MBG di dapur. Namun, narasi yang disematkan dalam video justru memunculkan polemik.
Konten tersebut menampilkan sejumlah keluhan yang sering muncul terkait program MBG. Narasi itu kemudian dipadukan dengan cuplikan kondisi anak-anak di Jalur Gaza.
Cuplikan tersebut memperlihatkan situasi krisis kemanusiaan. Beberapa adegan menampilkan kondisi kekurangan pangan dan kerusakan tempat tinggal.
Baca Juga: Tepis Isu Kegagalan MBG, Bupati Gus Fawait Pastikan Kesiapan Dapur SPPG di Jember
Video ini kemudian diunggah ulang oleh akun X @dosenkesmas. Unggahan ulang itu telah ditonton lebih dari dua juta kali.
Sejumlah narasi dalam video juga menjadi perhatian. Kalimat-kalimat tersebut menggambarkan berbagai keluhan yang sering muncul di media sosial.
Setelah menuai kritik, pihak SPPG Sidanegara 2 Cilacap memberikan klarifikasi. Permintaan maaf disampaikan melalui akun media sosial resmi mereka.
“Berkaitan dengan video yang diunggah di akun media sosial kami, saya memohon maaf sebesar-besarnya atas kelalaian dalam konten tersebut,” ujar tim media sosial SPPG Sidanegara 2, Andika.
Selain itu, pihak SPPG juga menyatakan akan melakukan evaluasi. Mereka menyebut kejadian tersebut sebagai bentuk kelalaian dalam pembuatan konten.
Kepala SPPG Sidanegara 2 Cilacap, Hanif, turut menyampaikan permintaan maaf. Ia menyebut bahwa konten tersebut tidak dimaksudkan untuk membandingkan kondisi yang berbeda.