Dengan demikian, awal bulan Syawal berpotensi jatuh pada hari berikutnya, yakni 21 Maret 2026.
Meski terdapat perbedaan prediksi dari sejumlah pihak, pemerintah menegaskan bahwa keputusan resmi mengenai Idul Fitri tetap akan ditentukan melalui sidang isbat.
Proses ini melibatkan hasil rukyatul hilal atau pemantauan langsung bulan sabit muda di berbagai titik pengamatan di seluruh Indonesia.
Hasil pemantauan tersebut kemudian akan dipadukan dengan kajian astronomi sebelum pemerintah menetapkan tanggal resmi Idul Fitri.
Melalui mekanisme ini, pemerintah berharap keputusan yang diambil dapat menjadi pedoman bersama bagi umat Islam di Indonesia dalam merayakan hari kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Karena itu, masyarakat diminta menunggu hasil sidang isbat yang akan diumumkan setelah seluruh rangkaian pembahasan selesai dilakukan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!