SketsaNusantara.id - Unggahan mengenai menu program Makan Bergizi Gratis kembali menjadi sorotan di media sosial. Kali ini, perbincangan muncul setelah sebuah video dari Kota Palu ramai dibagikan warganet.
Video tersebut diunggah oleh akun TikTok milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Duta Lere. Unggahan itu menampilkan menu MBG yang dibagikan kepada siswa sekolah.
Dalam video tersebut terlihat salah satu menu berupa donat dari J.CO Donuts & Coffee. Menu tersebut dibagikan kepada siswa pada Jumat, 13 Maret 2026.
Unggahan itu kemudian menarik perhatian pengguna media sosial. Video tersebut telah diputar lebih dari 1,4 juta kali sejak pertama diunggah.
Akun yang mengunggah video tersebut juga menyertakan keterangan singkat pada bagian caption. Dalam tulisan tersebut dijelaskan bahwa menu tersebut dibagikan menjelang libur Lebaran.
“MBG spesial untuk adik-adik libur lebaran dari Duta Lere,” tulisnya dalam caption unggahan tersebut.
Setelah video tersebut viral, kolom komentar dipenuhi berbagai tanggapan warganet. Hingga saat ini, unggahan tersebut telah memperoleh lebih dari 3.800 komentar.
Sebagian warganet mempertanyakan kandungan gizi dari menu yang dibagikan kepada siswa. Mereka menyoroti jenis makanan yang dianggap kurang mencerminkan tujuan program tersebut.
Beberapa pengguna media sosial menuliskan pandangannya terkait menu donat yang dibagikan. Mereka menilai program tersebut seharusnya lebih mengutamakan makanan dengan kandungan gizi seimbang.
Salah satu komentar yang ramai diperbincangkan menyoroti perbedaan antara tujuan program dan jenis makanan yang dibagikan.
“Ini yang dikejar kan gizinya, bukan harga atau mereknya,” tulis akun @sho****y.
Komentar serupa juga muncul dari sejumlah pengguna lain yang menyinggung bahan makanan dalam donat. Mereka menyoroti kandungan gula dan tepung yang dianggap dominan.