Akibat serangan tersebut, Andrie Yunus mengalami luka bakar dengan tingkat cukup serius. Persentase luka bakar yang dialami korban disebut mencapai sekitar 24 persen dari tubuhnya.
Setelah kejadian tersebut, Andrie Yunus segera mendapatkan penanganan medis. Ia kemudian dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo di Jakarta.
Perawatan dilakukan untuk menangani luka bakar yang dialami korban. Selain itu, tim medis juga melakukan tindakan terhadap bagian mata yang terkena cairan asam.
Korban dijadwalkan menjalani operasi mata akibat paparan air keras tersebut. Perawatan lanjutan juga dilakukan untuk menangani luka bakar yang terdapat di berbagai bagian tubuh.
Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus kemudian menarik perhatian luas. Sejumlah pihak menyoroti peristiwa tersebut karena melibatkan seorang aktivis hak asasi manusia.
Sorotan dari lembaga internasional menambah perhatian terhadap peristiwa tersebut. Hingga saat ini, kasus tersebut masih menjadi perhatian berbagai pihak terkait perlindungan pembela hak asasi manusia.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!