news

LHKPN Bupati Cilacap Ramai Disorot Usai Terjaring OTT KPK, Kekayaan Syamsul Auliya Rachman Meroket Sejak Menjabat Jadi Pimpinan Daerah

Sabtu, 14 Maret 2026 | 06:30 WIB
Potret Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman yang terjaring OTT KPK atas dugaan kasus korupsi fee proyek di lingkungan Pemkab Cilacap (Instagram/syamsul_auliya_rachman)

Menariknya, besaran kekayaan Syamsul Aulia ini meningkat drastis sejak ia menjabat sebagai pimpinan daerah.

Diketahui alumni IPDN itu awalnya hanya memiliki harta sebesar Rp 270,9 juta ketika menjabat sebagai Wakil BUpati Cilacap pada tahun 2017 silam.

Kekayaan Syamsul meningkat secara periodik selama menjabat sebagai Wakil Bupati Cilacap hingga tahun 2022.

Pada tahun 2017 lalu Syamsul tercatat memiliki harta Rp914 juta dan mengalami kenaikan signifikan pada tahun 2018 yang tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp3,9 miliar.

Selang beberapa tahun kemudian, kekayaan Syamsul Auliya itu tembus Rp 4,9 miliar pada tahun 2021 dan meningkat hampir 3 kali lipat pada tahun 2024 hingga tembus Rp 11, 2 miliar.

Kekayaannya ini meningkat pada tahun 2025 hingga tembus Rp 12, 039 miliar. Jumlah kekayaan yang terus meroket ini sempat menimbulkan kecurigaan publik.

KPK sendiri menyatakan bahwa OTT Bupati Syamsul Auliya Rachman terkait dugaan kasus korupsi suap proyek di lingkungan Pemkab Cilacap.

Dalam operasi ini, KPK mengamankan barang bukti berupa uang tunai dan memeriksa sekitar 27 orang, termasuk Bupati Cilacap di Mapolresta Banyumas.

Saat ini, Bupati dan pihak-pihak terkait masih dalam status terperiksa dan masih menjalani pemeriksaan awal selama 1x24 jam sebelum ditentukan status hukumnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Tags

Terkini