Program ini mendapatkan apresiasi dari keluarga penerima bantuan rumah non-dinas tersebut.
Seperti yang diungkapkan Sulistiyowati Murtiningsih, istri dari Rahman Hakim, prajurit TNI yang meninggal saat bertugas.
Lewat unggahan di akun Tiktok resmi TNI AD @tni.angkatan darat, Sulistiyowati mengungkapkan apresiasinya.
“Kehilangan suami tercinta adalah luka yang senantias ada dalam relung hati kami,” ungkapnya.
Sulistiyowati menambahkan, dengan program tersebut, ia kini tak lagi merasa sendirian usai ditinggal sang suamil
“Namun hari ini kami bisa merasakan bahwa kami tidak sendiri,” imbuhnya.
Ia pun menilai, bantuan rumah non-dinas bukan hanya bentuk perhatian dan kepedulian yang diitunjukkan pihak TNI AD.
“Ini simbol cinta atas pengorbanan suami,” jelasnya.
Sulistiyowati menambahkan, di rumah pemberian tersebut, ia akan membesarkan anak-anaknya dengan rasa bangga.
"Di rumah inilah, kami akan membesarkan anak-anak kami dengan penuh doa dan kebanggaan. Menanamkan nilai-nilai bahwa ayah mereka telah gugur sebagai kesatria bangsa," tutup Sulistiyowati.
Kisah Prajurit TNI yang Gugur di Tahun 2003
Rasa terima kasih juga disampaikan oleh keluarga Mahdar Akil, prajurit TNI yang gugur di Aceh pada 2003 lalu.
Jihan, anak Mahdar Akil menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan rumah non-dinas bagi keluarganya.