Gus Fawait mengungkapkan, akan melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menindak tegas bagi oknum penimbun BBM.
Baca Juga: Pemkab Jember Terus Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panik
“Yang pasti tindakan kita terukur dengan memberi peringatan, tapi kalau tetap akan ditindak tegas oleh pihak kepolisian,” sambungnya.
“Lalu, kami akan menerjunkan Satpol PP dan Dishub yang berkoordinasi dengan Polres Jember untuk melakukan pengawasan di SPBU. Termasuk bagi oknum-oknum yang dengan sengaja menjual BBM dengan harga tinggi,” jelasnya.
Ia menambahkan, jika kondisi panic buying ini tetap berlanjut hingga pekan depan maka Pemkab Jember akan mengambil langkah taktis.
“Dengan menyiapkan skema tertentu, salah satunya seluruh ASN dan pegawai Pemkab Jember untuk bekerja dari rumah, termasuk bagi anak sekolah akan diskema belajar secara daring,” jelasnya.
“Hal ini bisa diambil jika kondisi panic buying belum bisa terurai, tapi kami meyakini kalau tren ini tidak akan berlangsung lama,” tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI