SketsaNusantara.id - Aksi dugaan pencurian dengan modus pengisian bahan bakar minyak (BBM) eceran terjadi di wilayah Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.
Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan menjadi sorotan publik setelah diunggah oleh akun media sosial Yuk Berisik.
Dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan akun X @sharpandshark yang menjelaskan kronologi kejadian secara rinci.
Baca Juga: Penyaluran Zakat Rp16 Miliar Yayasan Cheng Hoo Diapresiasi Senator Lia Istifhama, Dinilai Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Disebutkan bahwa peristiwa itu terjadi pada Selasa, 3 Maret 2026, di lokasi yang disebut sebagai TKP: Tuyuhan Lasem, Rembang, Jawa Tengah.
“Detik2 muda-mudi kabur setelah sukses pengisian BBM eceran masuk ke dalam tangki motor, dua botol penuh!!” tuls akun tersebut memulai menjelaskan kronologinya.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan dalam unggahan tersebut, awalnya situasi terlihat normal. Penjual dan dua orang muda-mudi tampak berbincang sebelum proses pengisian BBM dilakukan.
Disebutkan bahwa peristiwa itu terjadi pada Selasa, 3 Maret 2026, di lokasi yang disebut sebagai TKP: Tuyuhan Lasem, Rembang, Jawa Tengah.
“Detik2 muda-mudi kabur setelah sukses pengisian BBM eceran masuk ke dalam tangki motor, dua botol penuh!!” tuls akun tersebut memulai menjelaskan kronologinya.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan dalam unggahan tersebut, awalnya situasi terlihat normal. Penjual dan dua orang muda-mudi tampak berbincang sebelum proses pengisian BBM dilakukan.
Baca Juga: Gandeng Berbagai Lembaga, Masjid di Jombang ini Rutin Gelar Ngaji Kesehatan dengan Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis
“Awalnya biasa saja saat mereka berdua berbincang-bincang, cctv belum menangkap gelagat niat jahat mereka berdua,” tulis akun tersebut.
Pengisian BBM yang diminta oleh pembeli terlihat berjalan seperti transaksi pada umumnya. Dua botol berisi BBM disebut telah dituangkan ke dalam tangki sepeda motor milik pelaku oleh penjual.
“Mengisi BBM eceran yang diminta terlihat dua botol penuh sudah dituang ke dalam tangki motor oleh penjual,” demikian isi keterangan tersebut.
“Awalnya biasa saja saat mereka berdua berbincang-bincang, cctv belum menangkap gelagat niat jahat mereka berdua,” tulis akun tersebut.
Pengisian BBM yang diminta oleh pembeli terlihat berjalan seperti transaksi pada umumnya. Dua botol berisi BBM disebut telah dituangkan ke dalam tangki sepeda motor milik pelaku oleh penjual.
“Mengisi BBM eceran yang diminta terlihat dua botol penuh sudah dituang ke dalam tangki motor oleh penjual,” demikian isi keterangan tersebut.
Baca Juga: Aksi Warga di Kapuas Berujung Dugaan Penembakan, Ketua DPRD Palangka Raya Minta Aparat Tahan Diri
Namun, situasi berubah ketika ada motor lain yang datang ke lokasi. Dalam unggahan disebutkan bahwa momen tersebut diduga menjadi celah yang dimanfaatkan oleh pelaku untuk melancarkan aksinya.
“Nah, disini kesempatannya. Saat motor lain diduga pemilik rumah masuk ke dalam rumah melewati mereka berdua,” tulis akun Yuk Berisik.
Kedatangan motor lain yang diduga milik pemilik rumah membuat penjual kehilangan fokus. Dalam kondisi tersebut, penjual harus melayani permintaan tambahan dari pembeli lain.
“Penjual jadi gagal fokus dengan situasi ini, saat motor pemilik rumah masuk dan akan mau minta uang jualan BBM eceran kepada muda-mudi ini. Dan diduga meminta jenis barang lain, penjual langsung masuk ke dalam utk mengambil,” lanjut keterangan tersebut.
Momen ketika penjual masuk ke dalam rumah diduga menjadi titik krusial dalam aksi tersebut. Sepeda motor pelaku yang sebelumnya dalam posisi standby langsung dinyalakan.
“Motor sudah dinyalakan oleh pelaku dan standby. Saat inilah momen dieksekusi oleh muda-mudi ini, langsung kabur secepat kilat membawa BBM yang sudah terisi penuh dari korban, dua botol penuh jenis botol air mineral,” tulis akun tersebut.
Aksi tersebut berlangsung cepat. Dua botol penuh BBM yang telah dituangkan ke dalam tangki motor dibawa kabur tanpa pembayaran kepada penjual.
Unggahan tersebut juga menyoroti bagaimana kelengahan sesaat dapat dimanfaatkan pelaku untuk melakukan tindakan yang merugikan.
“Skenarionya: korban gagal fokus saat ada sepeda motor lain masuk, dan diduga meminta barang lain … disinilah momen korban lengah,” demikian isi penjelasan yang dibagikan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pelaku usaha kecil, khususnya penjual BBM eceran, agar lebih berhati-hati dalam melayani pembeli.
Modus yang memanfaatkan distraksi atau pengalihan perhatian bukanlah hal baru dalam tindak kejahatan kecil di tingkat lokal.***
Namun, situasi berubah ketika ada motor lain yang datang ke lokasi. Dalam unggahan disebutkan bahwa momen tersebut diduga menjadi celah yang dimanfaatkan oleh pelaku untuk melancarkan aksinya.
“Nah, disini kesempatannya. Saat motor lain diduga pemilik rumah masuk ke dalam rumah melewati mereka berdua,” tulis akun Yuk Berisik.
Kedatangan motor lain yang diduga milik pemilik rumah membuat penjual kehilangan fokus. Dalam kondisi tersebut, penjual harus melayani permintaan tambahan dari pembeli lain.
“Penjual jadi gagal fokus dengan situasi ini, saat motor pemilik rumah masuk dan akan mau minta uang jualan BBM eceran kepada muda-mudi ini. Dan diduga meminta jenis barang lain, penjual langsung masuk ke dalam utk mengambil,” lanjut keterangan tersebut.
Momen ketika penjual masuk ke dalam rumah diduga menjadi titik krusial dalam aksi tersebut. Sepeda motor pelaku yang sebelumnya dalam posisi standby langsung dinyalakan.
“Motor sudah dinyalakan oleh pelaku dan standby. Saat inilah momen dieksekusi oleh muda-mudi ini, langsung kabur secepat kilat membawa BBM yang sudah terisi penuh dari korban, dua botol penuh jenis botol air mineral,” tulis akun tersebut.
Aksi tersebut berlangsung cepat. Dua botol penuh BBM yang telah dituangkan ke dalam tangki motor dibawa kabur tanpa pembayaran kepada penjual.
Unggahan tersebut juga menyoroti bagaimana kelengahan sesaat dapat dimanfaatkan pelaku untuk melakukan tindakan yang merugikan.
“Skenarionya: korban gagal fokus saat ada sepeda motor lain masuk, dan diduga meminta barang lain … disinilah momen korban lengah,” demikian isi penjelasan yang dibagikan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pelaku usaha kecil, khususnya penjual BBM eceran, agar lebih berhati-hati dalam melayani pembeli.
Modus yang memanfaatkan distraksi atau pengalihan perhatian bukanlah hal baru dalam tindak kejahatan kecil di tingkat lokal.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Kronologi Aksi Pencurian Melibatkan 2 WNA di Jember, Maling Spesialis iPhone Jawa-Bali Akhirnya Ditangkap, Ternyata Ini Modus yang Digunakan Pelaku
5 Fakta Aksi Pencurian Ponsel oleh WNA di Jember: Pelaku Spesialis Maling iPhone di Pulau Jawa-Bali Diringkus Polisi, Kini Terancam Dideportasi
Puluhan Kru Garuda Indonesia Dibebastugaskan Akibat Dugaan Pencurian iPhone Penumpang, Simak Kronologinya
Neo Japan Ungkap Hasil Rapat Serikat Pekerja Jepang soal Pencurian oleh WNI Peserta Magang, Indonesia Terancam Diblacklist?
Viral Aksi Pencurian di Salah Satu Minimarket di Jember, Modus 4 Terduga Pelaku, Pura-pura Jadi Pembeli
Aksi Pencurian di Kios UMKM Kembali Terjadi di Jember, Outlet Minuman Teh Kota di Wilayah Ambulu Jadi Sasaran