news

Stok BBM di SPBU Masih Tersedia Belasan Ribu Liter, Hiswana Migas Besuki Minta Warga Tetap Tenang

Jumat, 6 Maret 2026 | 22:58 WIB
Ketua Hiswana Migas DPC Besuki Ikbal Wilda saat mengecek kondisi bbm. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) DPC Besuki, memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di Jember aman.

Dari hasil peninjauan ke beberapa SPBU, stok yang tersedia masih belasan ribu dan proses pengiriman tetap berjalan dengan lancar.

“Malam ini kami melalukan kunjungan ke beberapa SPBU di antaranya Tegal Besar, Pasar Sabtuan, Gajah Mada dan Ahmad Yani stoknya aman serta melimpah,” ujar Ketua Hiswana Migas Besuki Ikbal Wilda Fardana, saat dikonfirmasi, Jumat 6 Maret 2026 malam.

Baca Juga: Imbas Perang Iran Vs Israel dan AS, Pakar Kebijakan Publik Unej Sebut Stok BBM Aman Tapi Harga Bisa Melonjak

Ia menerangkan, terkait pengiriman SPBU masih berjalan dengan normal dan tidak ada kendala apapun.

“Masih ada belasan ribu, dan kami cek tadi kita tanya ke pihak SPBU pengiriman sudah mau masuk Jember dan tidak akan kekurangan,” imbuhnya.

Kendati demikian, Ikbal menegaskan kalau tengkulak sudah tidak dilayani agar sirkulasi distribusi kepada masyarakat lebih lancar.

Baca Juga: Stok BBM Jatimbalinus Dipastikan Aman di Tengah Tensi Geopolitik Global

“Kami harap masyarakat tidak panic buying, kemudian kami minta tetap tetang karena stoknya aman. Lalu, ada SPBU yang sempat melayani tengkulak kini sudah tidak melayani,” paparnya.

“Khususnya bagi pembeli dengan wadah logam dan kendaraan jenis Thunder, juga sudah tidak dilayani saat ini agar memperlancar pembelian masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan, kepada para oknum yang tidak bertanggungjawab untuk tidak memanfaatkan kondisi saat ini dengan menimbun.

Baca Juga: Pemkab Jember Terus Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panik

“Kami imbau para oknum untuk tidak menimbun BBM, jika ditemukan kondisi tersebut maka akan dikenakan sanksi sesuai aturan dan aparat penegak hukum (APH) yang bertindak,” pungkasnya.

Selain itu, dengan adanya pengecer yang menjual BBM di dengah harga tinggi dari biasanya bisa segera melaporkan ke kanal wadul gus e atau ke call center Pertamina 135.

Halaman:

Tags

Terkini