SketsaNusantara.id – Nama Syarwani belakangan ramai diperbincangkan publik setelah sebuah video yang memperlihatkan dirinya berbelanja di pasar dengan penampilan sederhana viral di media sosial.
Dalam video tersebut, Bupati Bulungan itu tampak berjalan santai bersama istrinya di pasar tanpa pengawalan. Ia hanya mengenakan kaos oblong, celana jeans lengkap dengan topi, serta sandal jepit layaknya warga biasa.
Momen sederhana itu pun menuai banyak pujian dari warganet yang menilai Syarwani tetap membumi meski memiliki jabatan tertinggi di Pemerintah Kabupaten Bulungan.
Sosoknya mencuri perhatian di tengah polemik gaya hidup sebagian pejabat publik yang dinilai terlalu menampilkan kemewahan.
Tak heran jika banyak masyarakat kemudian penasaran dengan profil dan rekam jejak pemimpin daerah dari Kalimantan Utara tersebut, bahkan kekayaannya pun tak luput jadi sorotan.
Dilansir SketsaNusantara.id dari laman resmi Pemkab Bulungan, berikut profil Syarwani yang belakangan ini ramai jadi perbincangan publik di media sosial.
Syarwani merupakan putra daerah yang lahir di Tanjung Palas, Bulungan, Kalimantan Utara pada 5 Februari 1974. Ia menghabiskan masa kecil hingga pendidikan menengah di daerah kelahirannya sebelum melanjutkan pendidikan tinggi di luar daerah.
Ia menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mulawarman. Setelah itu, ia melanjutkan studi S2 dan meraih gelar magister dari Universitas Brawijaya Malang.
Karier politik Syarwani dimulai ketika pertama kali terpilih jadi anggota DPRD Kabupaten Bulungan pada tahun 1999. Dari sana, kariernya terus menanjak.
Syarwani pernah mejabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bulungan pada tahun 2009-2014 hingga dipercaya menjadi Ketua DPRD Kabupaten Bulungan tahun 2014-2019.
Pengalaman panjang di dunia legislatif tersebut kemudian membawanya maju dalam pemilihan kepala daerah hingga akhirnya dipercaya masyarakat untuk memimpin Kabupaten Bulungan sebagai Bupati pada periode 2021–2024.
Sosoknya yang dinilai dekat dengan rakyat membuatnya kembali terpilih dan kembali memimpin Kabupaten Bulungan untuk periode 2025–2030.