news

3 Fakta Selat Hormuz yang Ditutup Iran pasca Serangan AS-Israel ke Teheran, Jalur Vital Perdagangan Minyak Dunia

Minggu, 1 Maret 2026 | 14:15 WIB
3 Fakta Selat Hormuz yang ditutup Iran (Tangkapan layar Google Maps)

Selat yang terbilang sempit ini terletak di antara pantai selatan Iran, pesisir utara UEA dan Oman.

Selat Hormuz memiliki lebar sekitar 55-95 kilometer dengan kedalaman berkisar antara 60-100 meter.

Lebar dan kedalaman Selat Hormuz tersebut membuatnya mampu dilewati kapal tanker raksasa pembawa minyak.

Letak geografis Selat Hormuz juga menjadikannya sebagai titik kritis atau choke point dalam rute perdagangan laut paling strategis di dunia.

Baca Juga: Iran Tutup Selat Hormuz Pasca Serangan Amerika Serikat, Berikut 3 Dampaknya Bagi Dunia, Harga Minyak Terancam Naik?

2. Peran Selat Hormuz

Dilansir SketsaNusantara.id dari Live Mint dan US Energy Information Administration, Selat Hormuz ini menjadi satu-satunya jalur laut dari Teluk Persia ke lautan terbuka.

Lebar dan kedalaman Selat Hormuz yang memadai dilewati kapal-kapal tanker pengangkut minyak mentah terbesar di dunia membuatnya menjadi salah satu jalur vital ekspor minyak.

Setidaknya, 20 persen dari konsumsi minyak dunia atau sekitar 20 juta barel minyak diekspor melalui Selat Hormuz.

Baca Juga: Media Iran Konfirmasi Kematian Ali Khamenei dalam Serangan Amerika Serikat-Israel ke Teheran

Selat Hormuz juga berupakan jalur ekspor utama bagi negara-negara di sekitarnya seperti Irak, Kuwait, Uni Emirat Arab dan Arab Saudi.

Hal ini yang menyebabkan ketegangan di sekitar Selat Hormuz bisa berdampak pada harga minyak dunia hingga memicu krisis energi global.

3. Dikelilingi Banyak Kekuatan Militer

Lokasinya yang strategis dan juga viral membuat jalur ini memiliki ketegangan militer yang tinggi.

Baca Juga: Sempat Dibantah, Militer Iran Konfirmasi Kematian Khamenei, Citra Satelit Kediaman Pemimpin Agung yang Luluh Lantak Pasca Serangan Israel Jadi Sorotan

Halaman:

Tags

Terkini