Selat yang terbilang sempit ini terletak di antara pantai selatan Iran, pesisir utara UEA dan Oman.
Selat Hormuz memiliki lebar sekitar 55-95 kilometer dengan kedalaman berkisar antara 60-100 meter.
Lebar dan kedalaman Selat Hormuz tersebut membuatnya mampu dilewati kapal tanker raksasa pembawa minyak.
Letak geografis Selat Hormuz juga menjadikannya sebagai titik kritis atau choke point dalam rute perdagangan laut paling strategis di dunia.
2. Peran Selat Hormuz
Dilansir SketsaNusantara.id dari Live Mint dan US Energy Information Administration, Selat Hormuz ini menjadi satu-satunya jalur laut dari Teluk Persia ke lautan terbuka.
Lebar dan kedalaman Selat Hormuz yang memadai dilewati kapal-kapal tanker pengangkut minyak mentah terbesar di dunia membuatnya menjadi salah satu jalur vital ekspor minyak.
Setidaknya, 20 persen dari konsumsi minyak dunia atau sekitar 20 juta barel minyak diekspor melalui Selat Hormuz.
Baca Juga: Media Iran Konfirmasi Kematian Ali Khamenei dalam Serangan Amerika Serikat-Israel ke Teheran
Selat Hormuz juga berupakan jalur ekspor utama bagi negara-negara di sekitarnya seperti Irak, Kuwait, Uni Emirat Arab dan Arab Saudi.
Hal ini yang menyebabkan ketegangan di sekitar Selat Hormuz bisa berdampak pada harga minyak dunia hingga memicu krisis energi global.
3. Dikelilingi Banyak Kekuatan Militer
Lokasinya yang strategis dan juga viral membuat jalur ini memiliki ketegangan militer yang tinggi.
Artikel Terkait
2 Gudang Pengeringan Tembakau Milik Warga di Balung, Jember Terbakar, Kerugian Ditaksir Mencapai Miliaran
5 Fakta Terbaru Kasus Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau, Direncanakan Sejak November 2025 hingga Keputusan Kampus DO Pelaku
Eks Wamenlu Dino Patti Djalal Nilai Rencana Prabowo Terbang ke Teheran Tak Realistis, Singgung Hubungan Indonesia-Iran
4 Alasan Dino Patti Djalal Nilai Rencana Prabowo Terbang Ke Teheran Tak Masuk Akal: Amerika Serikat Jarang Mau...
Siapa Ali Khamenei? Mengenal Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Dibunuh AS-Israel, Sepak Terjang hingga Jejak Kekuasaan