Kerja sama ini mempercepat proses penanganan sehingga korban dapat segera mendapatkan perawatan medis lanjutan.
Setelah melalui perjuangan di jalur terjal, korban akhirnya berhasil dievakuasi pada sore hari.
“Tepat pukul 17.22 WIB, korban berhasil dievakuasi dan langsung dipindahkan ke ambulans relawan yang telah bersiaga,” demikian bunyi laporan tersebut.
Selanjutnya, korban dirujuk ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Dalam keterangan tertulis disebutkan, selanjutnya, korban dilarikan ke RSUD Blambangan untuk mendapatkan perawatan intensif terkait cedera yang dialaminya.
Hingga kini, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai perkembangan kondisi medis korban pasca perawatan.
Pihak berwenang juga mengimbau para pendaki agar meningkatkan kewaspadaan saat melakukan aktivitas di alam bebas.
Imbauan ini penting mengingat karakteristik Gunung Rante yang dikenal memiliki jalur menantang.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!