SketsaNusantara.id - Aksi pencurian menimpa seorang nenek penjual nasi uduk di wilayah Jatirwarna, Pondok Melati, Kota Bekasi.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa pagi, 17 Februari 2026, dan menyebabkan korban mengalami kerugian jutaan rupiah. Kejadian ini pun viral di media sosial setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) beredar luas.
Dilansir SketsaNusantara.id dari akun X @dhemit_is_back, disebutkan bahwa uang milik seorang nenek penjual nasi uduk di Jalan Bulak Tinggi Raya, Jatirwarna, Pondok Melati, Kota Bekasi, dicuri oleh seorang pria.
Baca Juga: 10 Kecamatan di Jember Terendam Banjir Jadi Sorotan, DPC PDI Perjuangan Minta Pemerintah Daerah Fokus Amblil Langkah Preventif
Dalam unggahan tersebut dijelaskan kronologi kejadian yang cukup memprihatinkan. Pelaku diduga menjalankan aksinya dengan modus berpura-pura menjadi pembeli.
“Pelaku datang dengan berpura-pura menjadi pembeli. Saat korban lengah, pria tersebut langsung mengambil kotak uang yang disimpan di dalam kaleng di lokasi jualan korban,” tulis akun @dhemit_is_back.
Modus ini kerap terjadi pada pedagang kecil yang berjualan secara mandiri tanpa pengamanan tambahan. Dengan memanfaatkan kelengahan korban, pelaku dengan cepat membawa kabur tempat penyimpanan uang hasil penjualan.
Dalam unggahan tersebut dijelaskan kronologi kejadian yang cukup memprihatinkan. Pelaku diduga menjalankan aksinya dengan modus berpura-pura menjadi pembeli.
“Pelaku datang dengan berpura-pura menjadi pembeli. Saat korban lengah, pria tersebut langsung mengambil kotak uang yang disimpan di dalam kaleng di lokasi jualan korban,” tulis akun @dhemit_is_back.
Modus ini kerap terjadi pada pedagang kecil yang berjualan secara mandiri tanpa pengamanan tambahan. Dengan memanfaatkan kelengahan korban, pelaku dengan cepat membawa kabur tempat penyimpanan uang hasil penjualan.
Baca Juga: 10 Kecamatan di Jember Terendam Banjir Jadi Sorotan, DPC PDI Perjuangan Minta Pemerintah Daerah Fokus Amblil Langkah Preventif
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang tidak sedikit.
“Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sebesar Rp4 juta. Uang tersebut merupakan milik korban yang disimpan di dalam kotak,” demikian keterangan dari unggahan tersebut.
Nominal tersebut tentu sangat berarti bagi seorang pedagang kecil yang mengandalkan penghasilan harian untuk kebutuhan hidup.
Peristiwa ini terjadi pada pagi hari saat korban tengah berjualan seperti biasa.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang tidak sedikit.
“Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sebesar Rp4 juta. Uang tersebut merupakan milik korban yang disimpan di dalam kotak,” demikian keterangan dari unggahan tersebut.
Nominal tersebut tentu sangat berarti bagi seorang pedagang kecil yang mengandalkan penghasilan harian untuk kebutuhan hidup.
Peristiwa ini terjadi pada pagi hari saat korban tengah berjualan seperti biasa.
Baca Juga: Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir di Wuluhan, Legislator Gerindra Jember Soroti Adanya Pendangkalan Sungai
“Peristiwa ini terjadi pada pagi hari saat korban sedang berjualan nasi uduk seperti biasa,” tulis akun tersebut.
Waktu kejadian yang berlangsung di jam aktivitas rutin menunjukkan bahwa pelaku memanfaatkan situasi yang tampak normal agar tidak menimbulkan kecurigaan.
Rekaman CCTV yang terpasang di sekitar lokasi turut merekam aksi pelaku.
Keberadaan rekaman ini diharapkan dapat membantu aparat penegak hukum dalam proses identifikasi dan penangkapan pelaku.
Dalam potongan video yang beredar, terlihat suasana lapak sederhana tempat sang nenek berjualan. Pelaku datang mendekati area jualan, lalu memanfaatkan momen ketika korban tidak waspada untuk mengambil kotak uang. Aksi tersebut berlangsung cepat sebelum pelaku meninggalkan lokasi.
Kasus ini kembali menyoroti kerentanan pedagang kecil terhadap tindak kriminalitas. Minimnya sistem keamanan serta keterbatasan pengawasan membuat mereka menjadi target empuk pelaku kejahatan.
Kerugian sebesar Rp4 juta bukanlah jumlah yang kecil bagi seorang penjual nasi uduk skala rumahan.
Uang tersebut kemungkinan merupakan hasil penjualan yang dikumpulkan untuk modal usaha maupun kebutuhan sehari-hari.***
“Peristiwa ini terjadi pada pagi hari saat korban sedang berjualan nasi uduk seperti biasa,” tulis akun tersebut.
Waktu kejadian yang berlangsung di jam aktivitas rutin menunjukkan bahwa pelaku memanfaatkan situasi yang tampak normal agar tidak menimbulkan kecurigaan.
Rekaman CCTV yang terpasang di sekitar lokasi turut merekam aksi pelaku.
Keberadaan rekaman ini diharapkan dapat membantu aparat penegak hukum dalam proses identifikasi dan penangkapan pelaku.
Dalam potongan video yang beredar, terlihat suasana lapak sederhana tempat sang nenek berjualan. Pelaku datang mendekati area jualan, lalu memanfaatkan momen ketika korban tidak waspada untuk mengambil kotak uang. Aksi tersebut berlangsung cepat sebelum pelaku meninggalkan lokasi.
Kasus ini kembali menyoroti kerentanan pedagang kecil terhadap tindak kriminalitas. Minimnya sistem keamanan serta keterbatasan pengawasan membuat mereka menjadi target empuk pelaku kejahatan.
Kerugian sebesar Rp4 juta bukanlah jumlah yang kecil bagi seorang penjual nasi uduk skala rumahan.
Uang tersebut kemungkinan merupakan hasil penjualan yang dikumpulkan untuk modal usaha maupun kebutuhan sehari-hari.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!