2. Menteri Kabinet yang Hadir
Selain petinggi TNI-Polri, beberapa menteri Kabinet Merah Putih juga terlihat ikut serta dalam rapat tersebut.
Selain Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, rapat tersebut juga dihadiri oleh Menko dan Wamenko Polkam Djamari Chaniago-Lodewijk, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri dan Wakil Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin-Donny Ermawan hingga Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Selain itu, beberapa kepala lembaga juga terlihat tiba di Istana Kepresidenan untuk mengikuti rapat tersebut.
Mulai dari Kepala Bakamla, Laksamana Madya IIrvansyah hingga Kepala BNPB Letjen Suharyanto.
Baca Juga: Kasus Viral Bertubi-tubi, Mahfud MD Ungkap Kondisi Polri yang Kini Dibedah Habis Masyarakat
3. Agenda Rapat
Kepala Staf TNIAD, Jenderal Maruli Simanjuntak mengatakan, rapat petinggi TNI-Polri ini merupakan agenda rutin tahunan.
Ia menambahkan, dalam rapat serupa sebelum-sebelumnya, agenda yang dibahas tak lepas dari evaluasi hingga langkah-langkah ke depan.
“Ini kan acara rutin saja. Evaluasi, apa langkah-langkah ke depan,” jelasnya.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan dirinya belum mengetahui agenda dalam pertemuan tersebut.
Kendati demikian, senada dengan Kepala Staf TNI AD, Tito menduga pertemuan tersebut tak jauh dari rapat evaluasi.
“Tapi ini kan rutin ya, TNI-Polri, mungkin evaluasi,” ujar Tito kepada wartawan saat tiba di Istana Kepresidenan.
Tito menambahkan, pertemuan ini juga bisa berkaitan dengan tugas TNI-Polri, termasuk arahan terkait Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 2026 nanti.