SketsaNusantara.id - Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Mulyono ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu malam, 4 Februari 2026.
Mulyono bersama 2 orang lainnya terjaring dalam operasi senyap terkait kasus dugaan restitusi PPN di sektor perkebunan.
“KPK mengamankan 3 orang, salah satunya adalah Kepala KPP Madya Banjarmasin,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangan resminya, Rabu, 4 Februari 2026.
Mulyono yang baru menjabat sebagai Kepala KPP Madya Banjarmasin selama 8 bulan ini pun segera dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan.
“Sedang perjalanan menuju Jakarta, di di antaranya ASN dan satu selaku pihak swasta,” ujar Budi lagi
Profil Mulyono, Kepala KPP Madya Banjarmasin
Pria kelahiran Klaten, Jawa Tengah pada 15 Mei 1973 ini memiliki nama lengkap Mulyono Purwo Wijoyo.
Baca Juga: KPK Gelar OTT, Belasan Orang Ditangkap, Salah Satunya Mantan Ditjen Bea Cukai Lampung
Ia dikenal sebagai sosok humoris dengan penampilan nyetrik seperti rambut gondrong penuh uban.
Berdasarkan informasi dari akun Facebooknya @mulyono.p.wijoyo, ayah 4 orang anak ini pernah bersekolah di Polteknik Keuangan Negara STAN serta Universitas Indonesia.
Karier Mulyono Purwo Wijoyo
Mulyono mulai bekerja di Direktorat Jenderal Pajak sejak 1 Desember 1994.
Beberapa jabatan stretegis pernah ia emban, mulai dari Kepala KPP Pratama Tanjung, Kepala Seksi Pengawasan 4 KPP Banjarmasin dan terbaru, Kepala KPP Madya Banjarmasin.
Sebagai pejabat Eselon III.a yang bekerja di Ditjen Pajak, Mulyono menerima tunjangan jabatan yang cukup tinggi, mulai dari Rp37-46 juta per bulan.