Awal Mula Ketertarikan di Dunia Seni Musik
RZ Hakim kemudian menanyakan bagaimana awal mula ketertarikan mereka dengan dunia musik, sehingga bisa bergabung dan menciptakan musik-musik yang indah melalui Banda Neira.
Shasa mendapat kesempatan pertama untuk menjawab. Ia bercerita bahwa sejak kecil sudah tumbuh di lingkungan yang dekat dengan musik. Meski begitu, ia tidak pernah bercita-cita menjadi musisi.
"Tapi ternyata musik tumbuh dan terakar di diri saya," katanya.
"Sempat beberapa kali jauh dari musik, namun muncul rasa keresahan. Oh ternyata musik seberpengaruh itu ya (bagi Shasa)," imbuhnya.
Shasa lantas menceritakan pengalamannya saat menjadi guru musik. Pada momen itulah, ia merasa hatinya penuh dan merasakan kesenangan yang luar biasa.
Sementara itu, Ananda Badudu mengaku musik awalnya hanya menjadi keisengan di sela pekerjaannya sebagai jurnalis di Majalah Tempo.
"Dulu pengennya jadi peternak sapi. Tapi ketika mulai mikir karir, saya mau jadi jurnalis," terangnya.
Tujuh tahun berkarir sebagai jurnalis Tempo, Banda Neira lahir di tengah ketidaksengajaan.
Saat mulai bermusik, Nanda mengaku tidak memiliki target apa pun, termasuk soal jumlah pendengar atau tur seperti musisi profesional.
"Tapi ternyata waktu dikumpulin, lagunya banyak. Bisa jadi mini album,"
Akhirnya ia memutuskan untuk merekam lagu-lagu yang ditulisnya dengan serius meski seadanya. Karya mereka mendapat tempat di hati pendengar.
Album pertama Banda Neira, Berjalan Lebih Jauh, pun lahir dengan dukungan Kolektif Sorge di Bandung.