news

5 Fakta Insiden Asap Oranye dari Pabrik Kimia di Cilegon, Kronologi, Pernyataan Pemkot hingga Jumlah Korban

Senin, 2 Februari 2026 | 11:00 WIB
Asap oranye yang keluar dari area pabrik PT Vopa (Kolase X/@Top_Disaster, @WeatherMonitors, )

Baca Juga: Kronologi Kebakaran Panti Jompo di Manado yang Tewaskan 16 Lansia, Asap dan Bau Hangus Muncul dari Belakang Gedung

2. Korban

Asap oranye yang diduga berasal dari reaksi kimia antara cairan asam nitrat ini menyebabkan puluhan warga mengalami gangguan pernapasan.

Kepala Puskesmas Pulomerak Novita Ginting menyebutkan, sebanyak 56 warga Kalibaru, wilayah terdekat dari PT Vopak diduga menjadi korban terdampak dari asap tersebut.

Korban terdiri dari 10 orang laki-laki, 43 perempuan dan 3 orang anak-anak.

Dalam pernyataannya, Novita mengatakan para korban mengalami gejala mual hingga sesak nafas.

Kendati demikian, masih belum dipastikan apa penyebab pasti gangguan kesehatan tersebut.

Baca Juga: Penyelidikan Kematian Lula Lahfah Dihentikan, Polisi Ungkap Fakta Bercak Darah, Hasil Puslabfor, dan Penyebab Meninggal Dunia

3. Wali Kota Cilegon Minta PT Vopak Turun Tangan

Robinsar, Wali Kota Cilegon segera mendatangi PT Vapok untuk melakukan sidak.

Bersama Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Silitonga, Robinsar meminta pihak PT Vopak untuk segera turun tangan.

“Saya minta PT Vopak segera turun untuk memastikan warga kami yang terdampak,” ujar Robinsar seperti dikutip dari Instagram Pemkot Cilegon.

Ia juga meminta agar PT Vopak segera mendata warga sekitar yang terdampak.

“Di lapangan sudah tidak ada reaksi apapun, tapi ini dampakknya ada nih. Masyarakat juga bicara ada yang sesak nafas. Saya minta Vopak mendata masyarakat saya yang terdampak,” tegasnya.

Robinsar menambahkan, pihaknya juga akan terus melakukan monitor terkait insiden tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini