SketsaNusantara.id - Berita bahagia sekaligus memilukan datang dari pencarian korban kecelakaan pesawat ATR 42 500 yang jatuh di gunung Bulusaraung.
Dari tim SAR gabungan diperoleh informasi bahwa Black box atau kotak hitam dari pesawat kini telah ditemukan dan sedang dibawa turun untuk diteliti lebih lanjut dan segera akan diketahui penyebab jatuhnya pesawat.
Lalu apa sebetulnya Black Box dan mengapa dengan ditemukannya alat ini maka seluruh kejadian sebelum kecelakaan pesawat akan terungkap?
Dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Black Box merupakan perangkat perekam elektronik yang wajib ada di setiap pesawat komersil.
Black box biasanya diletakkan di bagian ekor pesawat, dimana posisi ini sengaja dipilih karena bagian belakang pesawat secara statistik paling jarang mengalami dampak benturan langsung yang parah dibandingkan bagian tengah atau depan pesawat saat jatuh.
Meski namanya "hitam", perangkat ini sebenarnya berwarna oranye terang atau disebut sebagai International Orange.
Penggunaan warna orange dimaksudkan agar benda ini mudah ditemukan di antara puing-puing atau di dasar laut jika terjadi kecelakaan.
Fungsi utamanya adalah sebagai saksi bisu yang merekam seluruh data teknis dan percakapan di dalam pesawat untuk membantu penyelidik, seperti KNKT, agar mengetahui penyebab pasti sebuah insiden penerbangan.
Dalam Black Box ada 2 komponen utama yang biasanya terdiri dari 2 perangkat terpisah yang memiliki fungsi berbeda, yakni:
Baca Juga: KNKT Ungkap Kemungkinan Penyebab Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Maros
1. Flight Data Recorder (FDR)