SketsaNusantara.id - Pasca pergantian Direktur Utama, Perumdam Tirta Pandalungan Kabupaten Jember telah menyiapkan target-target untuk mengembangkan perusahaan milik daerah tersebut.
Meski, di tahun 2025 lalu produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Hazora telah melampaui target penjualannya, kini akan kembali melebarkan sayapnya.
Plt Direktur Utama Perumda Tirta Pandalungan Kabupaten Jember Regar Jeane Dealen Nangka mengatakan, ada beberapa laporan terkait dengan penjualan di tahun 2025 yang melampaui target.
Baca Juga: Selaras dengan Pemkab Jember, Perumdam Tirta Pandhalungan Bebaskan Denda Air
“Laporan dari manajer Hazora sendiri sudah disampaikan kalau penjualan produk kita meningkat,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Rabu, 21 Januari 2026.
Walaupun beberapa capaian bisa dilampaui, Regar menegaskan telah menyiapkan berbagai program dalam jangka pendek untuk 3 bulan ke depan.
“Karena saya baru masuk, maka pertama kita lakukan oenguatan internal di masing-masing divisi agar bisa saling support,” imbuhnya.
Baca Juga: Gandeng Pemkab Jember, Kepala BKN Prof Zudan Ingatkan ASN Fokus Pastikan Kesejahteraan Rakyat
“Selanjutnya, kita akan kolaborasikan dengan digitalisasi agar bisa memantau secara real time produksi dan selling kita, termasuk untuk memberikan pelayanan publik,” terangnya.
Pihaknya juga menegaskan, akan memperbaiki sistem, mekanisme dan prosedur operasional di Perumdam Tirta Pandalungan sehingga bisa lebih makaimal lagi.
“Termasuk juga kita menghadapi tantangan yang cukup besar, salah satunya tingkat kehilangan air atau non revenue water (NRW) yang mencapai 20 persen,” tegasnya.
Baca Juga: Sinergi Pemkab Jember dengan BKN, Bupati Gus Fawait Tegaskan Komitmen Pengangkatan PPPK
Kondisi-kondisi tersebut menjadj tantangan ke depan, sehingga pentingnya penggunaan digitalisasi sebagai langkah mengurangi adanya kebocoran.
“Sehingga bisa terlihat secara jelas kondisi air dan AMDK secara real time. Nantinya jika ini berjalan dengan baik maka bisa menentukan arah kebijakan selanjutnya,” jelasnya.