SketsaNusantara.id - Hujan yang melanda Kabupaten Jember dalam beberapa pekan terakhir sempat mengakibatkan, terjadinya banjir disejumlah titik.
Alhasil, pemukiman warga terdampak hingga sebagian warga terpaksa meninggalkan rumahnya dan harus mengungsi.
Melihat kondisi tersebut, Anggota Komisi D DPRD Jatim H Satib mengatakan banjir yang menggenangi rumah warga di Jember diakibatkan luapan sungai.
“Setelah di cek memang, luapan sungainya ini mengakibatkan rumah warga terendam. Terlebih lagi kewenangan pengelolaan sungai berada di bawah UPT Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Timur Lumajang,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu 10 Januari 2026.
“Maka kami meminta dinas terkait segera mencari solusi agar kejadian serupa tidak terjadi dikemudian hari,” sambungnya.
Ia mengungkapkan, jika intensitas hujan kali ini berbeda dibandingkan sebelumnya yang kondisinya meningkat drastis.
“Hujannya menjngkat dari tahun ke tahun, maka kita harus bersiap agar tidak berdampak langsung pda masyarakat,” pungkasnya.
Politisi Gerindra ini menegaskan, untuk segera dilakukan pemasangan bronjong di pinggir sungai agar tidak mengikis bibir sungai.
“Seperti di Perumahan belakang Makam Pahlawan, kami meminta kepada Dinas SDA untuk dilakukan pemasangan bronjong karena ini sangat dibutuhkan segera,” tegasnya.
Baca Juga: 2 Direktur BUMD Jember Diganti, DPRD Jember Minta Pengembangan Usaha Lebih Terukur dan Mandiri
Satib mengungkapkan, untuk lokasi lain ada yang harus segera ditangani yakni pemasangan plengsengan atau Tembok Penahan Tanah (TPT).
“Kami sudah minta SDA juga untuk di tahun 2026 ini bisa dipasang, tetapi kita lihat kondisi anggarannya terlebih dahulu,” ungkapnya.