SketsaNusantara.id - Universitas Indonesia (UI) kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi terdepan dengan merespons pesatnya perkembangan teknologi digital.
Melalui Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom UI), Universitas Indonesia secara resmi membuka Program Studi Sarjana Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence) yang akan mulai menerima mahasiswa pada Tahun Ajaran 2026/2027.
Dilansir SketsaNusantara.id dari informasi yang disampaikan langsung melalui unggahan resmi akun X (Twitter) Universitas Indonesia, @univ_indonesia.
Baca Juga: Lampaui Rekor Dunianya Sendiri di SEA Games 2025, Rizki Juniansyah Naik Pangkat Jadi Kapten dan Bonus Rp 1 Miliar, Prabowo: Sudah Punya Pacar?
Dalam pernyataannya, UI mengumumkan kehadiran program studi baru yang dinilai strategis di tengah era transformasi teknologi global.
Pembukaan Program Studi Sarjana Kecerdasan Artifisial ini dirancang sebagai langkah progresif untuk menjawab kebutuhan sumber daya manusia unggul di bidang teknologi mutakhir.
UI menegaskan bahwa program ini tidak hanya ditujukan bagi mereka yang ingin menjadi pengguna teknologi, melainkan pencipta inovasi yang mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Dalam pernyataannya, UI mengumumkan kehadiran program studi baru yang dinilai strategis di tengah era transformasi teknologi global.
Pembukaan Program Studi Sarjana Kecerdasan Artifisial ini dirancang sebagai langkah progresif untuk menjawab kebutuhan sumber daya manusia unggul di bidang teknologi mutakhir.
UI menegaskan bahwa program ini tidak hanya ditujukan bagi mereka yang ingin menjadi pengguna teknologi, melainkan pencipta inovasi yang mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Baca Juga: Tragedi Tapos, Polres Metro Depok Tetapkan 5 Warga Sipil dan 1 Oknum TNI AL Jadi Tersangka Penganiayaan Maut
“Program ini dirancang untuk kamu yang ingin berada di garis depan teknologi dengan menciptakan, bukan sekadar menggunakan AI,” tulis akun @univ_indonesia.
Pernyataan ini menegaskan orientasi akademik program yang menekankan aspek inovasi, riset, serta pengembangan teknologi kecerdasan artifisial yang berkelanjutan.
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia akan menjadi rumah akademik bagi program studi ini.
“Program ini dirancang untuk kamu yang ingin berada di garis depan teknologi dengan menciptakan, bukan sekadar menggunakan AI,” tulis akun @univ_indonesia.
Pernyataan ini menegaskan orientasi akademik program yang menekankan aspek inovasi, riset, serta pengembangan teknologi kecerdasan artifisial yang berkelanjutan.
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia akan menjadi rumah akademik bagi program studi ini.
Baca Juga: Kritik Itu Biasa! Respon Tak Terduga Gibran Usai Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi Gegara Stand Up Comedy 'Mens Rea', Unggahan Wapres Disorot
Sebagai salah satu fakultas teknologi terkemuka di Indonesia, Fasilkom UI telah memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan ilmu komputer dan sistem informasi.
Kehadiran program AI menjadi kelanjutan logis dari ekosistem akademik yang telah mapan.
UI menjelaskan bahwa mahasiswa Program Studi Sarjana Kecerdasan Artifisial akan dibekali kompetensi teknis dan konseptual yang komprehensif.
Dalam pengumuman resminya, UI menyatakan bahwa mahasiswa akan mempelajari berbagai bidang penting seperti AI modeling, AI system engineering, hingga pengembangan human-centric AI yang menjunjung tinggi etika dan nilai kemanusiaan.
“Di Fasilkom UI, kamu akan dibekali kompetensi AI modeling, AI system engineering, hingga pengembangan human-centric AI yang menjunjung etika dan dampak nyata bagi manusia,” lanjut akun @univ_indonesia.
Fokus tersebut mencerminkan kesadaran UI bahwa kemajuan teknologi harus sejalan dengan tanggung jawab sosial.
Aspek etika menjadi salah satu pilar utama dalam perancangan kurikulum.
Di tengah meningkatnya kekhawatiran global terhadap penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan, UI menempatkan nilai kemanusiaan sebagai fondasi penting dalam pengembangan AI.
Pendekatan ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga bijak dalam pengambilan keputusan berbasis teknologi.
Lebih jauh, pembukaan program studi ini juga diarahkan untuk menyiapkan generasi muda Indonesia agar mampu bersaing di tingkat internasional.
UI secara terbuka mengajak calon mahasiswa untuk mengambil peran strategis dalam peta persaingan global di bidang kecerdasan artifisial.
“Saatnya tumbuh sebagai inovator AI yang berdaya saing global dan bertanggung jawab bersama Universitas Indonesia,” demikian ajakan yang disampaikan dalam unggahan tersebut.
Kalimat ini mencerminkan visi besar UI dalam mencetak lulusan yang mampu berkontribusi di tingkat nasional maupun internasional.***
Sebagai salah satu fakultas teknologi terkemuka di Indonesia, Fasilkom UI telah memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan ilmu komputer dan sistem informasi.
Kehadiran program AI menjadi kelanjutan logis dari ekosistem akademik yang telah mapan.
UI menjelaskan bahwa mahasiswa Program Studi Sarjana Kecerdasan Artifisial akan dibekali kompetensi teknis dan konseptual yang komprehensif.
Dalam pengumuman resminya, UI menyatakan bahwa mahasiswa akan mempelajari berbagai bidang penting seperti AI modeling, AI system engineering, hingga pengembangan human-centric AI yang menjunjung tinggi etika dan nilai kemanusiaan.
“Di Fasilkom UI, kamu akan dibekali kompetensi AI modeling, AI system engineering, hingga pengembangan human-centric AI yang menjunjung etika dan dampak nyata bagi manusia,” lanjut akun @univ_indonesia.
Fokus tersebut mencerminkan kesadaran UI bahwa kemajuan teknologi harus sejalan dengan tanggung jawab sosial.
Aspek etika menjadi salah satu pilar utama dalam perancangan kurikulum.
Di tengah meningkatnya kekhawatiran global terhadap penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan, UI menempatkan nilai kemanusiaan sebagai fondasi penting dalam pengembangan AI.
Pendekatan ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga bijak dalam pengambilan keputusan berbasis teknologi.
Lebih jauh, pembukaan program studi ini juga diarahkan untuk menyiapkan generasi muda Indonesia agar mampu bersaing di tingkat internasional.
UI secara terbuka mengajak calon mahasiswa untuk mengambil peran strategis dalam peta persaingan global di bidang kecerdasan artifisial.
“Saatnya tumbuh sebagai inovator AI yang berdaya saing global dan bertanggung jawab bersama Universitas Indonesia,” demikian ajakan yang disampaikan dalam unggahan tersebut.
Kalimat ini mencerminkan visi besar UI dalam mencetak lulusan yang mampu berkontribusi di tingkat nasional maupun internasional.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!