"Terlebih lagi, jika membutuhkan pengadaan alat pencetak KTP harus dianggarkan pada tahun 2026 ini agar bisa mempercepat pemerataan adminduk," jelasnya.
Baca Juga: Dekatkan Pelayanan, Pemkab Jember Akselerasi Penuntasan 66 Ribu KTP di Umbulsari
Selain itu, Ayub mendukung rencana pembangunan Mal Pelayanan Publik di Jember, seperti yang telah ada di Surabaya, agar berbagai kebutuhan perizinan dan layanan publik bisa diakses di satu tempat.
"Ke depan di Jember juga ada mal pelayanan publik. Ngurus SIM, bayar pajak, dan sebagainya bisa di satu tempat yang representatif. Sekarang orang mau bayar pajak saja kesulitan," ungkapnya.
Ayub menilai pendekatan layanan langsung ke masyarakat masih sangat dibutuhkan karena tidak semua warga, terutama di desa, paham layanan berbasis online.
"Yang di kota saja kita masih gagap dengan kebijakan baru dari pusat, apalagi yang di bawah. Jadi pelayanan harus mendekati masyarakat," tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI