"Terlebih lagi, jika membutuhkan pengadaan alat pencetak KTP harus dianggarkan pada tahun 2026 ini agar bisa mempercepat pemerataan adminduk," jelasnya.
Baca Juga: Dekatkan Pelayanan, Pemkab Jember Akselerasi Penuntasan 66 Ribu KTP di Umbulsari
Selain itu, Ayub mendukung rencana pembangunan Mal Pelayanan Publik di Jember, seperti yang telah ada di Surabaya, agar berbagai kebutuhan perizinan dan layanan publik bisa diakses di satu tempat.
"Ke depan di Jember juga ada mal pelayanan publik. Ngurus SIM, bayar pajak, dan sebagainya bisa di satu tempat yang representatif. Sekarang orang mau bayar pajak saja kesulitan," ungkapnya.
Ayub menilai pendekatan layanan langsung ke masyarakat masih sangat dibutuhkan karena tidak semua warga, terutama di desa, paham layanan berbasis online.
"Yang di kota saja kita masih gagap dengan kebijakan baru dari pusat, apalagi yang di bawah. Jadi pelayanan harus mendekati masyarakat," tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Pemkab Jember Kembali Salurkan BLT DBHCHT ke 14 Ribu Penerima Manfaat
Pemkab Jember Bangun Food Street untuk PKL dan UMKM, Komisi B DPRD Ingatkan Banyak Aspek Penting
Dekatkan Pelayanan, Pemkab Jember Akselerasi Penuntasan 66 Ribu KTP di Umbulsari
Cetak Sejarah, Pemkab Jember Kucurkan Perlindungan Sosial dan Bantuan Tani Terbesar dalam 4 Dekade
Antisipasi Terjadi Banjir, Pemkab Jember Awasi Ketat Perumahan yang Diduga Gunakan Sepadan Sungai
Tak Ada Pesta Kembang Api Tahun Ini, Pemkab Jember Bakal Gelar Sholawat dan Doa Bersama untuk Acara Pergantian Tahun
Jelang Tahun Baru, Pemkab Jember Resmi Lantik 8.344 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu
Pemkab Jember Distribusikan Ratusan Gerobak UMKM, Kawasan Food Street Kartini Jadi Prioritas
Pemkab Jember Resmi Perpanjang Kerjasama dengan Maskapai Fly Jaya, Gus Fawait: Direncanakan Ada Penambahan Jadwal Penerbangan
Apresiasi Kebijakan Pemkab Jember, Wisatawan Asal Lumajang Sebut Masih Banyak yang Harus Dikembangkan