news

Operasi Militer AS di Venezuela Picu Kekhawatiran, Pemerintah Pastikan Harga Minyak Indonesia Aman

Senin, 5 Januari 2026 | 21:30 WIB
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah). (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

SketsaNusantara.id - Pemerintah Indonesia memastikan eskalasi politik antara Amerika Serikat dan Venezuela belum berdampak terhadap harga minyak impor nasional.

Pemantauan terus dilakukan seiring meningkatnya tensi politik dan militer di kawasan Amerika Latin.

Situasi tersebut menjadi perhatian karena Venezuela merupakan salah satu negara penghasil minyak dunia.

Baca Juga: AS Kelola Minyak Venezuela Usai Penangkapan Nicolas Maduro, Cuplikan Serial Jack Ryan soal Ancaman Besar Dunia Ramai Disorot: Pesannya Bikin Merinding

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pernyataan tersebut di Jakarta, Senin. Ia menyebut pemerintah terus mengikuti perkembangan hubungan kedua negara.

Menurut Airlangga, kondisi geopolitik global memiliki pengaruh terhadap pergerakan harga minyak internasional. Namun, hingga saat ini belum terlihat lonjakan signifikan.

“Harga minyak kita monitor, kalau satu-dua hari ini pun tidak ada perubahan, tidak ada gejolak yang tinggi,” ujar Airlangga.

Baca Juga: Anies Baswedan Kecam Invasi Militer AS ke Venezuela yang Berpotensi Mengancam Stabilitas Global, Dino Patti Djalal: Ujian bagi Polugri Indonesia

Ia juga menjelaskan bahwa harga minyak dunia saat ini masih berada pada level relatif rendah. Angkanya berada di kisaran 63 dolar Amerika Serikat per barel.

Pemerintah memprediksi eskalasi politik berpotensi memicu kenaikan harga minyak global. Meski demikian, langkah antisipasi telah disiapkan.

Koordinasi lintas kementerian dilakukan untuk merespons perubahan harga energi. Pemerintah memastikan kebijakan tetap adaptif terhadap dinamika global.

Di sisi lain, laporan internasional menyebutkan ekspor minyak Venezuela mengalami gangguan. Kondisi ini terjadi di tengah operasi militer Amerika Serikat.

Laporan Reuters mengungkapkan aktivitas pengapalan minyak Venezuela lumpuh. Beberapa sumber menyebutkan kapal tanker belum mendapat izin berlayar.

Sejumlah kapal pengangkut minyak mentah dijadwalkan menuju Amerika Serikat dan Asia. Namun hingga kini kapal-kapal tersebut belum meninggalkan pelabuhan.

Halaman:

Tags

Terkini