Data layanan pelacakan TankerTrackers menunjukkan adanya penundaan keberangkatan. Situasi ini terjadi di tengah blokade dan sanksi terhadap Venezuela.
Meski demikian, PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi memastikan aset mereka di Venezuela tetap aman. Perusahaan menegaskan tidak ada dampak langsung.
PIEP memiliki kepemilikan saham mayoritas pada perusahaan minyak Maurel & Prom. Perusahaan asal Prancis itu mengelola aset migas di Venezuela.
“Sehubungan dengan perkembangan situasi terkini, berdasarkan pemantauan yang dilakukan, hingga saat ini tidak terdapat dampak terhadap aset dan staf M&P di Venezuela,” kata Manager Relations PIEP Dhaneswari Retnowardhani.
PIEP juga menyampaikan langkah antisipasi lanjutan terus dilakukan. Koordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Caracas tetap berjalan.
Langkah tersebut bertujuan memastikan keamanan aset dan sumber daya manusia. Pemerintah dan BUMN terus memantau dinamika geopolitik global.
Pemantauan harga minyak dunia dilakukan secara berkala. Pemerintah memastikan stabilitas energi nasional tetap terjaga.
Hingga kini, tidak terdapat perubahan signifikan terhadap harga minyak impor Indonesia. Situasi global masih dalam pengawasan intensif pemerintah.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Situasi Mencekam di Venezuela Usai Serangan Amerika Serikat, Kemlu RI Pastikan WNI Selamat dan Diminta Tetap Waspada
Tuai Kecaman, Ketegangan Amerika Serikat dengan Venezuela Picu Kekhawatiran Publik, Apa Dampaknya bagi Indonesia?
Indonesia Angkat Suara atas Penangkapan Presiden Venezuela oleh Militer AS, Soroti Ancaman Preseden Berbahaya dalam Tata Dunia Global
Siapa Nama Asli Putra Iis Dahlia? Intip Profil Devano yang Ramai Disorot Usai Umumkan Tak Lagi Pakai Nama Belakang Danendra di Panggung Hiburan