news

Kecewa, Pengunjung Keluhkan Penarikan Harga Tiket Masuk Pantai Bandealit Jember yang Dinilai Janggal, Warganet Curiga Ada Dugaan Praktik Pungli

Sabtu, 3 Januari 2026 | 08:01 WIB
Ilustrasi Banyaknya keluhan pengunjung yang disuruh bayar 40 ribu saat masuk lokasi wisata Pantai Bandealit Jember, padahal harga tiket tertera hanya 6.000 (Instagram/btn_merubetiri/jember24jam_)

SketsaNusantara.id - Musim libur akhir tahun seharusnya menjadi momen berharga bagi masyarakat untuk menikmati waktu bersama keluarga. Namun, kabar kurang menyenangkan justru datang dari Kabupaten Jember.

Media sosial belakangan ini dihebohkan dengan sejumlah keluhan mengenai adanya dugaan praktik pungutan liar (pungli) di kawasan wisata Pantai Bandealit.

Lokasi wisata yang berada dalam kawasan Taman Nasional Meru Betiri, Kecamatan Tempurejo, Jember, mendadak jadi sorotan publik setelah beberapa wisatawan mengaku diminta membayar tiket masuk dengan tarif yang dinilai janggal.

Sejumlah pengunjung mengaku diminta membayar hingga Rp40.000 per orang, padahal pada karcis yang diterima tertulis tarif resmi hanya Rp6.000.

Baca Juga: Pungli di Pantai Papuma? Pengunjung Ini Buktikan Ada Permainan Harga Tiket!

Isu ini mencuat dari cuhatan salah satu warganet yang kemudian ramai jadi perbincangan publik di media sosial. Salah satu pengunjung mengaku disuruh membayar tiket masuk yang tidak sesuai dengan harga yang tertera di karcis resmi.

"Aduh, aduh, Pantai Bandialet lagi gak baik-baik saja. Tulisan HTM di karcis masuk Rp6.000 tapi malah suruh bayar Rp40.000," tulis salah satu warganet pemilik akun Ayub Yana dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan akun Instagram @jember24jam_ pada hari Jumat, 2 Januari 2026.

"Itu pun harganya belum termasuk karcis parkir sepeda. Tolong sebarkan kabar ini soal nya keluarga aku jadi korban dan banyak orang yang jadi korban tadi pagi," imbuhnya.

Pengunjung mengeluhkan penarikan tarif Rp40.000 di luar biaya parkir, sehingga total pengeluaran menjadi jauh lebih besar dari yang seharusnya. Unggahan tersebut langsung viral dan menuai beragam respons dari warganet lainnya.

Baca Juga: Wisata Pantai Bandealit, Laut yang Biru dan Asri di Kabupaten Jember, Disebut Sebagai Wilayah Hidden Jungle!

Banyak yang mengaku mengalami hal serupa. Tak sedikit pula warganet yang mengungkapkan kekecewaannya dan mendesak pihak pengelola untuk menyelidiki adanya dugaan praktik pungutan liar di Pantai Bandealit Jember.

"Aku asli orang Jember sungguh kecewa. Saudara saya mau liburan ke Bandialit, tapi akhirnya kembali karena tiket mahal, padahal mereka datang jauh dari luar kota. Gimana ini pihak-pihak yang bertanggung jawab, hal ini perlu dipertegas, kalo kerja yang amanah lur," komentar akun @SolehAyuba.

Dalam berbagai postingan di grup Facebook, beberapa pengunjung menyatakan kecewa karena tarif masuk yang dianggap tidak masuk akal dan membebani wisatawan.

Ada juga yang mengeluhkan mahalnya tiket masuk namun tidak diimbangi dengan fasilitas memadai, bahkan menyebut kondisi jalan menuju lokasi masih buruk.

Halaman:

Tags

Terkini