SketsaNusantara.id - Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) APBD 2025 sekitar Rp700 miliar, angka ini dirasa masih sangat tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
Dengan kondisi tersebut, DPRD Jember akan melakukan evaluasi kinerja dan program masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar di tahun 2026 bisa lebih optimal.
"Kemarin kita rapat dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dan meminta report terkait dengan Silpa tahun anggaran 2025 dan angkanya per 11 Desember 2025 ini mencapai Rp700 miliar," ujar Ketua DPRD Jember Ahmad Halim saat dikonfirmasi, Selasa 30 Desember 2025.
Silpa yang mencapai Rp700 miliar tersebut, menurutnya hingga tutup anggaran pada 31 Desember 2025 diproyeksikan bisa menyentuh angka Rp600 miliar.
"Proyeksi kami hingga tutup Kas Daerah bisa sekitar Rp600 miliar, tetapi untuk angka fixnya akan kita koordinasikan kembali dengan TAPD," imbuhnya.
Meskipun angka Silpa masing tinggi, Halim mengungkapkan belum bisa memastikan OPD mana dan program apa yang tidak bisa terserap maksimal di tahun 2025.
Baca Juga: DPRD Jember Temukan Perumahan Berdiri di Atas Sungai, Komisi C Soroti Dugaan Permainan Perizinan
"Maka nanti akan ada evaluasi dari masing-masing komisi berserta mitra OPDnya, sehingga kita bisa melihat secara jelas di titik mana yang belum bisa menyerap anggaran secara maksimal," terangnya.
"Dengan adanya data potret masing-masing OPD maka kita bisa memberikan rekomendasi nantinya, agar program yang dijalankan bisa lebih maksimal," paparnya.
Halim menyampaikan, termasuk juga adanya temua di lapangan dari masing-masing komisi terhadap program pemerintah juga akan menjadi evaluasi.
"Salah satunya terkait dengan konstruksi fisik yang terlambat dieksekusi," tegasnya.
Ketua DPC Gerindra Jember menegaskan, kalau di tahun pertama pemerintahan bupati Jember ini menjadi evaluasi sehingga dalam menjalankan pemerintah bisa lebih baik lagi.