Di tengah proser perbaikan, hujan lebat disertai angin kencang menghantam di sisi kiri kapal.
AKibatnya, kapal tersebut oleng hingga akhirnya tenggelam perlahan.
2. Korban dan Kerugian
Beruntung, dalam insiden tenggelamnya kapal Sharandy of De Seas tidak ada korban jiwa.
Ke delapan teknisi dan 4 ABK berhasil menyelamatkan diri dengan meloncat ke dalam akhir hingga akhirnya dievakuasi petugas.
Kendati demikian, barang-barang hingga dokumen-dokumen penting kapal malang tersebut hilang.
Hingga saat ini, belum diketahui nilai kerugian yang diakibatkan insiden tersebut.
3. Polresta Denpasar Ungkap Penyebab
Tenggelamnya kapal Sharandy of De Seas disebabkan oleh cuaca buruk yang menerpa perairan Serangan.
Sebelumnya, Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II Denpasar telah mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrim.
Sejumlah wilayah di Bali berpotensi dilanda cuaca ekstrim seperti hujan dan angin kencang periode 27-29 Desember 2025.
Kondisi ini disebabkan oleh bibit siklon tropis 96S yang terdeteksi di Samudera Hindia.