news

Perkuat Regenerasi Relawan Kemanusiaan, Puluhan PMR Madya SMPN 1 Bangsalsari Ikuti Diklat Intensif di Markas PMI Jember

Sabtu, 20 Desember 2025 | 13:36 WIB
PMI Jember Tingkatkan Kapasitas Relawan Pelajar, PMR Madya SMPN 1 Bangsalsari Jalani Diklat Kepalangmerahan (Dok. PMI Jember)

SketsaNusantara.id – Upaya mencetak relawan muda yang terampil dan berkarakter terus dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember. Salah satunya melalui pendidikan dan pelatihan (diklat) kepalangmerahan bagi puluhan anggota Palang Merah Remaja (PMR) Madya SMP Negeri 1 Bangsalsari. Kegiatan ini dilaksanakan di Markas PMI Kabupaten Jember, Jalan Jawa, pada Sabtu 20 Desember 2025.

Diklat tersebut menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan bagi relawan pelajar tingkat sekolah menengah pertama. Melalui kegiatan ini, para peserta dibekali pengetahuan dasar hingga keterampilan praktis yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

Kegiatan diawali dengan apel pembukaan yang berlangsung tertib dan penuh semangat di halaman Markas PMI Jember. Apel dipimpin oleh Narto, STP, MM, pengurus PMI Kabupaten Jember, yang hadir mewakili Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah. Dalam arahannya, Narto menegaskan bahwa PMR Madya memiliki peran strategis sebagai fondasi regenerasi relawan PMI di masa depan.

Baca Juga: Puger Wetan Perkuat Kesiapsiagaan, SIBAT dan PMI Jember Didampingi Palang Merah Jepang Susun SOP Mitigasi Bencana

Menurutnya, keterlibatan siswa sejak usia dini dalam kegiatan kepalangmerahan akan membentuk karakter peduli, disiplin, dan siap membantu sesama. Ia menekankan bahwa relawan muda tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga mampu bersikap sigap dan bertanggung jawab saat menghadapi situasi darurat.

Selama diklat berlangsung, peserta menerima berbagai materi inti kepalangmerahan. Materi tersebut meliputi Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, keterampilan pertolongan pertama, perawatan keluarga, serta kepemimpinan dan kerja sama tim. Penyampaian materi dikemas secara interaktif agar mudah dipahami oleh peserta.

Tidak hanya teori, para siswa juga mengikuti simulasi dan praktik lapangan yang dipandu langsung oleh instruktur PMI Kabupaten Jember. Simulasi tersebut dirancang untuk melatih kesiapan mental, ketahanan fisik, serta kemampuan bekerja dalam tim. Melalui penggemblengan ini, anggota PMR Madya diharapkan mampu bertindak cepat dan tepat dalam kondisi darurat.

Baca Juga: Kolaborasi PMI dan SP BPJS Ketenagakerjaan Jember, Bantuan Disalurkan ke Warga Terdampak Banjir Sungai Mayang

Pembina PMR Madya SMPN 1 Bangsalsari, Ali Murtadho, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen sekolah dalam mendukung penguatan karakter peserta didik. Ia menilai diklat kepalangmerahan mampu menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan tanggung jawab sejak dini.

Dengan terselenggaranya diklat ini, PMI Kabupaten Jember berharap lahir relawan-relawan muda yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki jiwa kemanusiaan yang kuat. Ke depan, PMR Madya diharapkan dapat menjadi mitra strategis PMI dalam berbagai aksi sosial dan kegiatan kemanusiaan di wilayah Kabupaten Jember.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

Tags

Terkini