SketsaNusantara.id - Ferry Irwandi kembali membagikan perkembangan terbaru terkait penanganan logistik tahap awal untuk wilayah terdampak banjir dan longsor di Aceh.
Melalui unggahan Instagram terbarunya @irwandiferry, ia menunjukkan sebuah dokumen berjudul “Prioritas Logistik Tahap Awal - Makanan Siap Makan (Aceh 2025)” yang berisi panduan mengenai jenis makanan siap saji yang efektif untuk distribusi darurat.
Dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan tersebut, ia menekankan bahwa penyusunan prioritas ini dilakukan berdasarkan temuan dan fakta yang saya temui di lapangan.
Ferry menjelaskan bahwa makanan siap makan menjadi salah satu kebutuhan paling krusial di daerah yang masih berada di zona merah, terutama akibat tingginya tingkat isolasi dan terbatasnya akses logistik.
Dokumen yang diunggah menjelaskan bahwa makanan siap makan diprioritaskan karena tidak membutuhkan proses memasak, memanaskan, atau menyiapkan alat.
Di dalam dokumen tertulis bahwa jenis bantuan seperti ini harus dapat langsung dikonsumsi tanpa air panas, tanpa kompor, tanpa peralatan masak.
Baca Juga: Disindir Endipat Wijaya, Ferry Irwandi Akui Telah Terima Permohonan Maaf Secara Pribadi
Selain itu, makanan tersebut juga harus tahan lama, idealnya memiliki 6 bulan umur simpan.
Ferry menambahkan bahwa kondisi di lapangan sangat menuntut efisiensi.
Ia menyebutkan bahwa nasi, sarden, dan mie siap makan (ready to eat) akan sangat efektif dan bermanfaat buat para korban.
"Di lokasi seperti ini, selain beras, makanan siap makan (ready to eat) akan sangat efektif dan bermanfaat buat para korban," tulis Ferry.
Keterbatasan bahan bakar, air bersih, hingga tenaga untuk memasak membuat RTE (Ready to Eat) menjadi opsi paling realistis untuk tahap awal penanganan bencana.