Kamis, 4 Juni 2026

Ferry Irwandi Paparkan Prioritas Logistik Aceh 2025 dan Pentingnya Makanan Siap Makan bagi Korban Bencana

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Jumat, 12 Desember 2025 | 11:30 WIB
Ferry Irwandi memaparkan analisis prioritas makanan siap makan untuk penanganan darurat di Aceh. (Instagram/irwandiferry)
Ferry Irwandi memaparkan analisis prioritas makanan siap makan untuk penanganan darurat di Aceh. (Instagram/irwandiferry)

Salah satu poin penting dalam analisis Ferry adalah keterkaitan antara jenis bantuan dengan kapasitas distribusi udara.

Ia menjelaskan bahwa jalur utama bantuan masih mengandalkan helikopter yang memiliki batas maksimal angkut.

“Sejauh ini yang kita pahami 1 heli berbagai tipe itu bisa mengangkut 250 kg sampai dengan kurang lebih 2 ton, itu di luar penumpang. Jadi semakin efisien bobot yang dibawa, maka semakin besar efektivitas penyaluran,” jelasnya.

Dokumen terkait prioritas logistik tahap awal menyebutkan bahwa makanan siap makan yang tersedia dalam bentuk kaleng layak dijadikan pilihan utama.

Isinya berupa nasi dengan lauk seperti ayam, daging, atau ikan yang telah diolah dan dikemas sehingga bisa langsung dikonsumsi tanpa perlu proses pemanasan.

Produk-produk berprotein seperti sarden, tuna, maupun ayam suwir juga termasuk dalam kategori ini, karena nilai gizinya dapat membantu memenuhi kebutuhan energi di tengah situasi darurat.

Selain itu, makanan siap makan yang diformulasikan khusus untuk kondisi krisis juga menjadi rekomendasi penting, terutama yang memiliki kandungan kalori tinggi sekitar 350 hingga 500 kilokalori per porsi untuk menjaga ketahanan fisik para penyintas yang harus beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang berat.

Seluruh rekomendasi tersebut disusun dengan mempertimbangkan situasi lapangan yang masih terisolasi setelah bencana.

Banyak daerah yang belum dapat dijangkau dengan jalur darat, sehingga distribusi melalui udara atau jalur alternatif lain membutuhkan barang bantuan yang efisien dari segi ukuran, kekuatan kemasan, hingga daya tahan.

Karena itu, pilihan makanan siap makan yang praktis dan bernutrisi menjadi bagian dari upaya memastikan bahwa bantuan yang tiba benar-benar bermanfaat dan dapat dikonsumsi tanpa kendala tambahan.

Ferry Irwandi menegaskan bahwa informasi yang ia susun bertujuan membantu semua pihak yang terlibat dalam penyaluran bantuan.

“Semoga tulisan ini dapat bermanfaat untuk semua pihak, Pemerintah, relawan, Donatur, LSM, NGO, dsb dalam menyalurkan bantuan,” tulisnya.

Ia juga menghaturkan apresiasi kepada semua pihak yang terus mengikuti perkembangan situasi dan memberikan dukungan.

“Terima kasih. Akan terus kita update perkembangan selanjutnya,” pungkasnya.

Apa yang dilakukan Ferry Irwandi, mengurutkan prioritas berdasarkan kebutuhan lapangan menjadi langkah praktis yang sangat dibutuhkan.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X