2001: 133,9 ribu hektar, terbanyak di Sumatra (55,7 ribu hektar)
2002: 281 ribu hektar, terbanyak di Sumatra (103,2 ribu hektar)
2003: 253,9 ribu hektar, terbanyak di Kalimantan (129,9 ribu hektar)
2004: 486 ribu hektar, terbanyak di Sumatra (234,7 ribu hektar)
2005: 483,3 ribu hektar, terbanyak di Sumatra (286,7 ribu hektar)
2006: 474,8 ribu hektar, terbanyak di Sumatra (208,3 ribu hektar)
2007: 533,3 ribu hektar, terbanyak di Kalimantan (271,1 ribu hektar)
2008: 472,8 ribu hektar, terbanyak di Sumatra (225,9 ribu hektar)
2009: 691,9 ribu hektar, terbanyak di Sumatra (313,7 ribu hektar)
2010: 546 ribu hektar, terbanyak di Sumatra (303 ribu hektar)
2011: 621,8 ribu hektar, terbanyak di Sumatra (306,1 ribu hektar)
2012: 876,4 ribu hektar, terbanyak di Sumatra (413,2 ribu hektar)
2013: 523,5 ribu hektar, terbanyak di Kalimantan (231,5 ribu hektar)
2014: 829,1 ribu hektar, terbanyak di Kalimantan (349,9 ribu hektar)
2015: 768,9 ribu hektar
2016: 1.055,7 juta hektar, terbanyak di Kalimantan (537,3 ribu hektar)
2017: 424 ribu hektar, terbanyak di Kalimantan (174,6 ribu hektar)
2018: 389 ribu hektar, terbanyak di Kalimantan (182,3 ribu hektar)
2019: 371 ribu hektar, terbanyak di Kalimantan (169,3 ribu hektar)
2020: 307,5 ribu hektar, terbanyak di Kalimantan (137,1 ribu hektar)
2021: 229,9 ribu hektar, terbanyak di Kalimantan (89,4 ribu hektar)
2022: 230,7 ribu hektar, terbanyak di Kalimantan (108,8 ribu hektar)
2023: 257,3 ribu hektar, terbanyak di Kalimantan (124,6)
2024: 261,5 ribu hektar, terbanyak di Kalimantan (129,8)
Berdasarkan data di atas, deforestasi di Indonesia cenderung meningkat sejak 2001 hingga puncaknya di tahun 2016.
Pada periode tersebut, Sumatra menjadi wilayah yang kehilangan luas hutan paling banyak.
Sementara itu sejak tahun 2016 hingga 2024, deforestasi di Indonesia berkurang, namun berbanding terbalik dengan penggundulan hutan di Kalimantan.
Sejak tahun 2011 hingga 2024, Kalimantan menjadi pulau dengan deforestasi tertinggi di Indonesia.
Puncaknya di tahun 2016, di mana Kalimantan kehilangan lebih dari setengah juta hektar hutan.
***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!