news

Pasokan BBM dan Listrik Terganggu akibat Banjir–Longsor Sumatera, PLN hingga Pertamina Ungkap Upaya Pemulihan dalam Rapat di Kemendagri

Selasa, 2 Desember 2025 | 15:00 WIB
Ilustrasi SPBU. (Pixabay.com/Engin_Akyurt)

SketsaNusantara.id - Banjir dan longsor yang melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik.

Bencana tersebut juga berdampak langsung pada pasokan energi di banyak wilayah. Gangguan listrik dan kelangkaan BBM menjadi masalah yang muncul dalam waktu bersamaan.

Situasi ini membuat mobilitas warga terganggu di sejumlah lokasi yang terdampak parah.

Baca Juga: Ketika Media Sosial Tak Cukup Menyuarakan Derita Korban Banjir Bandang Sumatra dan Atta Halilintar Turun Langsung Membantu Warga

Di beberapa daerah, SPBU sempat kosong karena suplai BBM terputus. Kondisi jalan yang terhalang material longsor membuat truk tangki tidak dapat masuk.

Video antrean warga di SPBU juga sempat beredar dan menunjukkan tingginya kebutuhan energi di tengah darurat bencana. Pada saat yang sama, jaringan listrik di banyak titik mengalami gangguan akibat kerusakan infrastruktur.

Dalam rapat koordinasi Natal dan Tahun Baru di Kemendagri pada 1 Desember 2025, PLN memaparkan langkah darurat untuk memulihkan aliran listrik.

Baca Juga: JS Khairen Pulang Kampung dan Ungkap Realitas Banjir Bandang Sumatra yang Lebih Mencekam dari Media Sosial

Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan, Suroso Isnandar, mengatakan bahwa seluruh personel telah berada di lapangan. “Seluruh tim kami sedang siaga dan tanggap bencana untuk bencana yang ada di Sumatera,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pemulihan jaringan menjadi prioritas utama. Jaringan yang terputus diperbaiki secara bertahap agar masyarakat bisa kembali mendapatkan listrik.

Suroso menyebut bahwa pemulihan dilakukan di beberapa titik sekaligus. Ia menambahkan bahwa tim bekerja sepanjang hari untuk mempercepat penyalaan. “Kami all out untuk menyalakan kembali dan memulihkan listrik agar masyarakat dapat kembali menikmati layanan listrik,” ucapnya.

Selain listrik, kelangkaan BBM juga menjadi perhatian dalam rapat tersebut. Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, menjelaskan bahwa pasokan terhambat karena distribusi terganggu. Banyak trase suplai BBM dan LPG tidak dapat dilalui akibat jalan yang tertutup.

“Tantangan yang paling besar kami hadapi adalah putusnya jaringan distribusi sepanjang jalur suplai BBM dan LPG,” kata Oki.

Halaman:

Tags

Terkini