Ia menjelaskan bahwa distribusi mulai berjalan kembali setelah kapal tanker dapat bersandar di Medan.
Dari titik itu, suplai didorong ke area terdampak yang masih dapat diakses. Menurut penjelasannya, sebagian besar SPBU yang sempat tutup kini kembali beroperasi.
“Terkini sudah kembali membuka 90 persen SPBU yang sempat terhenti,” ujarnya.
Pasokan energi juga dikirimkan untuk mendukung penanganan bencana. Pertamina menyalurkan avtur untuk misi kemanusiaan BNPB dan BBM untuk alat berat di lokasi longsor.
Beberapa daerah yang masih sulit dijangkau mendapatkan solar dan bahan bakar lain melalui drum dan jerigen. Pengiriman dilakukan bersamaan dengan logistik melalui pesawat Hercules.
Presiden Prabowo menyampaikan bahwa BBM menjadi salah satu prioritas bantuan. Ia menegaskan bahwa pemerintah mengupayakan agar bahan bakar segera sampai ke titik-titik terdampak.
Selain BBM, pemulihan listrik juga disebut sebagai langkah mendesak setelah banjir melanda banyak wilayah. Ia menyampaikan bahwa sejumlah jalur masih terputus, tetapi upaya percepatan terus dilakukan.
Dalam kunjungannya ke Tapanuli Tengah, Prabowo menyebut bahwa kapal besar sudah dapat merapat di Sibolga. Dengan masuknya kapal tersebut, suplai energi diharapkan lebih lancar ke wilayah bencana.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Seruan Kepedulian di Tengah Duka, Fiersa Besari Ajak Publik Fokus Bantu Korban Banjir Bandang Sumatera
Viral! Pesan Pengasuhan dari Virgoun Soal Ajari Anak Bertanggung Jawab Banjir Dukungan Netizen
Turun ke Lokasi Bencana! Zulkifli Hasan Janji Bantuan Berlipat untuk Korban Banjir Bandang Sumatra Barat
Tragedi Banjir dan Longsor Sumatra Memakan Korban Tewas Capai 441 Jiwa, 292 Ribu Mengungsi, Publik Serukan Kepedulian dan Gerak Cepat Pemerintah
Jumlah Korban Banjir dan Longsor Aceh, Sumbar, Sumut Tembus 442 Orang Meninggal Dunia: Berikut Rinciannya