news

Wakil Rektor III UIN KHAS Jember Paparkan Evaluasi PBAK 2025: Tahun Depan Harus Ditingkatkan Kembali

Selasa, 2 Desember 2025 | 11:08 WIB
Pelaksanaan Evaluasi PBAK 2025. (Humas UIN KHAS Jember)

SketsaNusantara.id - Wakil Rektor III Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Dr Khoirul Faizin menerangkan hasil evaluasi pelaksanaan PBAK 2025 dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung pada Jumat, 28 November 2025 lalu.

Hail evaluasinya ada beberapa hal penting yang disampaikan mulai dari capaian, kendala di lapangan hingga rekomendasi perbaikan PBAK tahun 2026 mendatang.

Ia mengatakan, dari capaian memang sudah mencapai tujuan dengan mengenalkan budaya akademik UIN KHAS Jember, menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap kampus, solidaritas mahaiswa dan mendorong tanggung jawab serta pola pikir kritis.

Baca Juga: UIN KHAS Jember Gelar FGD Evaluasi PBAK 2025 untuk Penguatan Budaya Akademik Mahasiswa

"Kendati demikian capaian tersebut tetap harus dievaluasi secara jujur untuk memastikan kualitas PBAK terus meningkat," ujarnya.

Dr Faizin mengungkapkan, penerapan nilai akademik dan sosial selama kegiatan berlangsung. Nilai seperti integritas, etika, toleransi, dan kebersamaan harus diwujudkan secara nyata, bukan sekadar disampaikan sebagai teori.

"Kampus bertugas menanamkan kesadaran etis mahasiswa sejak hari pertama mereka menjadi bagian dari lingkungan akademik," imbuhnya.

Baca Juga: Pelatihan Digital Marketing Berbasis AI di UIN KHAS Jember, Disambut Antusias Mahasiswa

Catatan darinya, terkait dengan keaktifan mahasiswa yang masih bervariasi dalam pelaksanaannya sehingga perlu ditingkatkan kembali.

"Evaluasi terhadap metode penyampaian materi menunjukkan perlunya pendekatan yang lebih relevan, komunikatif, dan mudah dipahami agar seluruh tujuan PBAK tersampaikan dengan lebih efektif," tuturnya.

Ia juga menyoroti peran panitia, narasumber, dan pengawas sebagai penentu keberhasilan kegiatan.

Baca Juga: Rektor UIN KHAS Jember Tekankan Kolaborasi Global dalam Seminar Internasional FTIK

"Koordinasi dan profesionalitas seluruh tim pelaksana harus diperkuat agar PBAK berjalan sesuai rencana dan mampu mengantisipasi perubahan situasi di lapangan," paparnya.

Aspek kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan turut menjadi fokus evaluasi. Sehingga perlu konsistensi dalam menerapkan tata tertib, adalah bagian penting dari pendidikan budaya akademik karena membentuk karakter dan sikap mahasiswa.

Halaman:

Tags

Terkini