SketsaNusantara.id - Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ulil Abshar Abdalla, mengaku mendapat serangan via telepon.
Serangan ini diduga akibat pernyataan lamanya yang kontroversial terkait wahabi lingkungan.
Dikutip dari akun X @ulil pada 10 Juni 2025 seperti dikutip oleh tim SketsaNusantara.id, Ulil pernah menyinggung soal ‘wahabi lingkungan’.
Baca Juga: Mengaku Bersalah Atas Kerusakan Lingkungan, Bahlil Lahadalia Sesali Pernah Berbisnis Tambang
“Peduli lingkungan, oke. Menjadi wahabi lingkungan, jangan,” kata Ulil dikutip oleh tim redaksi.
“Harus dibedakan antara peduli lingkungan dengan menjadi wahabi lingkungan yang hanya menggaungkan wokisme danalarmisme global dalam bidang lingkungan. Bahaya!” lanjutnya.
Pernyataan Ulil ini kembali mencuat setelah terjadinya bencana alam berupa banjir dan longsor yang terjadi di Pulau Sumatra.
Imbas dari pernyataannya tersebut, kini Ulil mengaku mendapatkan serangan melalui telepon yang bernada ancaman.
Hal ini diungkapkan melalui akun Thread @ulil99 pada 1 Desember 2025 seperti dikutip oleh tim SketsaNusantara.id.
Melalui status Thread-nya, tokoh Islam Liberal ini mengaku telah mendapatkan serangan berupa ancaman dan makian.
Baca Juga: Sutradara Film Tambang Emas Ra Ritek Ungkap Perjalanan Kreatif Usai Raih Penghargaan FFI 2025
“Dari kemarin hingga pagi ini saya mendapat serangan,” kata Ulil dikutip oleh tim redaksi.
Serangan tersebut datang melalui telepon dan WhatsApp yang tidak henti-hentinya membombardir.