SketsaNusantara.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB kembali merilis data terbaru korban banjir dan tanah longsor di Sumatra.
Berdasarkan data BNPB, jumlah korban meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor di Sumatra bertambah.
Sebelumnya pada 30 November 2025, Kepala BNPB Suharyanto menyebutkan jumlah korban meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor di Sumatra Utara, Sumatra Barat dan Aceh mencapai 442 jiwa.
Data tersebut disampaikan Suharyanto dalam konferensi pers pada Minggu, 30 November 2025.
Dalam pernyataannya, Suharyanto juga mengungkapkan sebanyak 402 orang masih dinyatakan hilang.
Data terbaru per tanggal 1 November 2025, jumlah korban meninggal dunia bertambah hingga 50 persen.
Berdasarkan rekapitulasi data per tanggal 1 Desember 2025 pukul 17.00 WIB, sebanyak 604 orang dinyatakan meninggal dunia dalam bencana di 3 wilayah tersebut.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB membenarkan laporan tersebut.
“Data yang tampil data ter-update,” ujarnya kepada awak media pada 1 Desember 2025.
Dilansir SketsaNusantara.id dari laman Pusat Data BNPB, jumlah korban hilang juga bertambah menjadi 462 orang.