"Negara ini memang diciptakan untuk menjadi rumah bersama," tegasnya.
Baca Juga: Komitmen Bangun Penguatan SDM dan Digitalisasi Pelayanan, UIN KHAS Jember Maksimalkan Program SERASI
Dialog tersebut memberikan perspektif baru mengenai hubungan moderasi beragama, nasionalisme, dan kearifan lokal. Melalui pendekatan filosofis Jawa, Dr. Faizin menekankan bahwa moderasi bukan konsep asing melainkan identitas bangsa yang perlu kembali dihidupi, terutama di tengah meningkatnya narasi keagamaan yang sering bersifat keras dan eksklusif.
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI