Dalam pernyataan yang disampaikan pada Jumat, 28 November 2025, Dwi Januanto mengungkapkan, kayu-kayu tersebut merupakan bagian dari pohon tumbang hingga area penebangan.
“Hasil analisis sumber-sumber kayu itu diwakilkan oleh pak Wamen juga, satu adalah kayu lapuk, dua juga kayu yang akibat siklon tadi, pohon tumbang, dan ketiga juga, di area-area penebangan, kayu-kayu yang biasanya dari area penebangan,” ujarnya.
Perbedaan pernyataan ini memicu beragam reaksi netizen, beberapa di antaranya menilai laporan Masinton Pasaribu lebih meyakinkan.
“Lebih percaya sama Masinton @masinton,” komentar akun @j******s.
“Saya lebih percaya pak Bupati,” tulis akun Instagram @t*********6.
Netizen juga menyoroti pernyataan Dwi Januanto tentng sumber kayu yang dinilai ganjil.
“Oh, kayu lapuk, pohon tumbang ya, rapi sekali tumbangnya, nggak ada daun-daunnya lagi,” tulis akun @a**********t.
“Jelas-jelas potongan rata karena bekas gergaji kok,” komentar pengguna akun @r********5.
“Kayu sekarang kalau tumbang potongannya rapi dan nggak berdaun ya?” komentar netizen lainnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!