news

Beda Pendapat dengan Kemenhut, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu Tegaskan Ribuan Kayu Gelondongan yang Tersapu Banjir Hasil Illegal Logging

Senin, 1 Desember 2025 | 07:00 WIB
Penampakan kayu gelondongan yang hanyut terbawa banjir (Kolase Instagram/@z_mediapartner, @bettytrifena)

Dalam pernyataan yang disampaikan pada Jumat, 28 November 2025, Dwi Januanto mengungkapkan, kayu-kayu tersebut merupakan bagian dari pohon tumbang hingga area penebangan.

“Hasil analisis sumber-sumber kayu itu diwakilkan oleh pak Wamen juga, satu adalah kayu lapuk, dua juga kayu yang akibat siklon tadi, pohon tumbang, dan ketiga juga, di area-area penebangan, kayu-kayu yang biasanya dari area penebangan,” ujarnya.

Baca Juga: Ahli ITB Ungkap Penyebab Banjir Bandang dan Longsor di Sumut, Aceh dan Sumbar, Bukan hanya Siklon Tropis Senyar?

Perbedaan pernyataan ini memicu beragam reaksi netizen, beberapa di antaranya menilai laporan Masinton Pasaribu lebih meyakinkan.

“Lebih percaya sama Masinton @masinton,” komentar akun @j******s.

“Saya lebih percaya pak Bupati,” tulis akun Instagram @t*********6.

Netizen juga menyoroti pernyataan Dwi Januanto tentng sumber kayu yang dinilai ganjil.

“Oh, kayu lapuk, pohon tumbang ya, rapi sekali tumbangnya, nggak ada daun-daunnya lagi,” tulis akun @a**********t.

“Jelas-jelas potongan rata karena bekas gergaji kok,” komentar pengguna akun @r********5.

“Kayu sekarang kalau tumbang potongannya rapi dan nggak berdaun ya?” komentar netizen lainnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini! 

Halaman:

Tags

Terkini