SketsaNusantara.id - Pemerintah menyiapkan skema insentif bagi pemerintah daerah mulai tahun depan. Kebijakan ini diarahkan untuk memperkuat kinerja daerah pada berbagai sektor prioritas.
Mekanisme penghargaan ini juga menjadi bagian dari langkah mendorong pertumbuhan ekonomi melalui perbaikan layanan di tingkat daerah. Informasi mengenai rencana tersebut disampaikan pada rangkaian Pertemuan Tahunan Bank Indonesia di Jakarta.
Kebijakan ini menjadi perhatian karena pemerintah menyiapkan anggaran besar untuk skema tersebut. Insentif dirancang sebagai bentuk apresiasi atas kerja daerah yang dinilai berhasil menunjukkan capaian tertentu.
Dalam agenda yang sama, beberapa menteri dilaporkan telah membahas teknis program ini sebagai bagian dari evaluasi pengelolaan fiskal daerah.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan anggaran mencapai Rp1 triliun. Menurutnya, anggaran itu sudah tersedia dan akan digunakan sebagai dasar penyusunan skema insentif daerah.
Ia juga menyebut bahwa pembahasan mengenai tambahan anggaran sudah disinggung oleh beberapa menteri terkait. Dalam pernyataannya, ia mengatakan, "Sudah ada dana Rp 1 triliun disediakan untuk reward-reward seperti itu katanya sudah ada."
Baca Juga: Memburu Akun Anonim Penghina Sang Kakak, Anak Bungsu Menkeu Purbaya Tawarkan Uang Ratusan Juta
Ia menjelaskan bahwa anggaran tersebut dapat bertambah sesuai kebutuhan. Usulan tambahan itu berasal dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Tambahan anggaran akan difokuskan pada sektor yang mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Ia juga menyinggung kemungkinan dukungan bagi daerah yang memiliki capaian dalam penciptaan lapangan kerja. Namun, mekanisme rinci terkait penilaian belum dijelaskan lebih jauh.
Purbaya menyebut bahwa program ini akan dijalankan mulai tahun depan. Ia mengatakan bahwa tahun anggaran berjalan sudah tidak memungkinkan untuk penyaluran insentif tambahan.
Karena itu, penyusunan final terkait mekanisme dan sasaran program akan disiapkan untuk tahun anggaran berikutnya. Dalam kesempatan yang sama ia menegaskan, "Tahun depan, tahun ini mah udah habis."
Sebelumnya, Airlangga Hartarto mengusulkan skema insentif fiskal bagi daerah yang meraih penghargaan dalam ajang TPID Award dan Championship Digital.
Ia menyampaikan bahwa kebutuhan anggaran untuk skema ini mencapai sekitar Rp786 miliar. Anggaran tersebut akan dibagi sesuai kebutuhan dan indikator yang ditetapkan oleh kementerian terkait.
Artikel Terkait
Brantas Praktik Impor Baju Bekas Ilegal, Purbaya Yudhi Sadewa Akan Cegal di Pelabuhan Hingga Tangkap Pelaku Thrifting!
Petinggi PAN Mulai Bidik Menkeu Purbaya Gabung Jadi Kader: Saya Nggak Tertarik...
Menkeu Purbaya Buka Fakta Baru soal Whoosh, Said Didu Sebut Kotak Pandora Era Jokowi
Blak-blakan! Purbaya Yudhi Sadewa Bongkar Pegawai Pajak dan Bea Cukai Dapat Perlindungan saat Terjerat Kasus Korupsi
Senada Purbaya, Kini Presiden Prabowo Larang Impor Baju Bekas, Namun Jamin Solusi bagi Usaha Mikro