news

Pengakuan Korban Banjir Pelaku Penjarahan Minimarket, Terpaksa Ambil 3 Bungkus Mie Instan untuk Anak hingga Janji Akan Membayar

Senin, 1 Desember 2025 | 06:30 WIB
Salah satu pelaku penjarahan minimarket muncul dan minta maaf (Instagram/sumutnusantara)

 

SketsaNusantara.id - Sejumlah minimarket di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga dijarah oleh sejumlah warga.

Video yang memperlihatkan aksi penjarahan tersebut beredar di media sosial hingga menjadi sorotan.

Aksi tersebut diduga dilakukan oleh korban banjir yang belum mendapatkan bantuan.

Baca Juga: Minimarket hingga Gudang Bulog di Tapanuli Tengah dan Sibolga Jadi Sasaran Penjarahan, Diduga Karena Bantuan Tak Kunjung Datang

Baru-baru ini, beredar video pengakuan salah seorang pelaku penjarahan yang juga merupakan korban banjir.

Video pengakuan itu diunggah akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall pada Minggu, 30 November 2025.

Dalam video tersebut, seorang pria paruh baya mengaku sebagai salah satu penjarah minimarket.

Baca Juga: Fakta di Balik Viral Penjarahan Minimarket di Tapanuli Tengah dan Sibolga Setelah Distribusi Bantuan Terhambat dan Jalur Utama Terputus Total

Pria yang tidak menyebutkan namanya ini mengawali video pengakuannya dengan permintaan maaf kepada minimarket Alfamart.

“Kepada pemilik Alfamart, sebelumnya saya meminta maaf karena saya juga salah satu yang menjarah toko Alfamart tersebut,” ujar pria itu sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id.

Ia mengaku terpaksa melakukan penjarahan karena keterbatasan makanan dan kondisinya yang tengah terjebak banjir.

Baca Juga: Banjir dan Longsor Meluas di Sumatera, Pemerintah Utamakan Pemulihan Daerah dan Respons Korban di Tengah Risiko Siklon dan MCC

“Saya sebenarnya tidak niat untuk berbuat itu, cuma karena keterbatasan makanan yang kami miliki, kami juga terjebak banjir,” ungkapnya.

Halaman:

Tags

Terkini