news

Mengaku Bersalah Atas Kerusakan Lingkungan, Bahlil Lahadalia Sesali Pernah Berbisnis Tambang

Sabtu, 29 November 2025 | 13:00 WIB
Bahlil Lahadalia (Instagram @bahlillahadalia)

SketsaNusantara.id - Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia mengaku menyesali aktivitas bisnisnya di masa lalu

Usaha lama Bahlil Lahadalia yang kini membuatnya merasa bersalah yaitu usahanya yang bergerak di sektor pertambangan, yang menurutnya tak terhindarkan dari praktik penebangan pohon.

Penyesalan Bahlil Lahadalia ini diungkapnya saat ia memberikan sambutan dalam acara Talkshow Aksi Nyata untuk Bumi Lestari di DPP Partai Golkar, Palmerah, Jakarta Barat pada Jumat, 28 November 2025 kemarin.

Baca Juga: Bahlil Lahadalia Usul Semua Mantan Presiden Dapat Gelar Pahlawan Nasional: Tak Ada Manusia yang Sempurna

"Saya menceritakan sedikit, saya juga merasa bersalah. Karena waktu saya jadi pengusaha dulu, saya kebetulan usaha saya dulunya main main sama tambang, yang semua urusannya pasti tebang pohon," ucapnya, dilansir dari akun Instagram @lambegosiip.

Ia menegaskan bahwa kerusakan lingkungan seperti longsor, banjir, dan penggundulan hutan merupakan konsekuensi dari buruknya tata kelola pertambangan dan perkebunan.

Pengalaman inilah yang menurutnya menjadi pelajaran penting mengenai pentingnya pengawasan dan penataan yang lebih baik.

Baca Juga: Bahlil Lahadalia Turun Tangan atas Fenomena Motor Brebet Massal di Jawa Timur, Akan Berikan Sangsi Tegas Pada Pertamina

"Atas dasar pengalaman itu, dampaknya sekarang adalah apa yang terjadi ketika pertambangan dan perkebunan tidak ditata dan dikelola secara baik. Maka dampaknya kepada sosial,"

"Hal ini yang terjadi karena longsor, karena penggundulan hutan. Banjir juga mengalami hal yang sama," imbuhnya.

Setelah ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil menyatakan bahwa ia mulai melakukan penataan ulang proses pertambangan secara menyeluruh agar lebih ramah lingkungan.

Baca Juga: Bahlil Sidak SPBU di Malang: Tegaskan Pertamina Tak Boleh Main-Main dengan Kualitas BBM

Salah satu fokusnya adalah memastikan penerapan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) berjalan sebagaimana mestinya.

Jika tidak dikelola dengan baik, menurut Bahlil, akan sangat berbahaya sekali bagi masyarakat.

Halaman:

Tags

Terkini