news

Menapak Jejak Pahlawan Bangsa, Fraksi PKB DPRD Jember Serukan Asa Semangat Perjuangan

Selasa, 18 November 2025 | 17:43 WIB
Fraksi PKB DPRD Jember menggelar doa bersama. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jember menyerukan agar meneladani perjuangan para pahlawan bangsa, khusunya kepada ketiga tokoh penting Jawa Timur.

Ketiga tokoh yang baru mendapatkan gelar di antaranya Syaikhona Kholil Bangkalan, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Marsinah.

Gelar tokoh pahlawan bangsa ini disematkan oleh Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu, sebagai bentuk penghargaan dalam merawat bangsa dan negara.

Baca Juga: Disebut Maling, DPRD Jember Tempuh Jalur Hukum: Kami Laporkan Kuasa Hukum Perumahan

Ketua Fraksi PKB DPRD Jember Itqon Syauqi mengatakan, agenda tasyakuran ini dilakukan di DPRD Jember sebagai bentuk penghargaan terhadap gelar pahlawan yang diberikan oleh Presiden Prabowo.

"Ini bagian dari rasa syukur kita terhadap anugerah pahlawan yang diberikan, untuk ketiga tokoh pejuang bangsa," ujarnya, Selasa 18 November 2025.

Sebab menurutnya, tanpa perjuangan dari para tokoh pahlawan maka bangsa Indonesia masih akan di bawah tekanan dan penjajahan.

Baca Juga: Saluran Irigasi Tertutup Perumahan, DPRD Jember Segera Panggil Pengembang: Sudah Diundang Tapi Tak Datang

Itqon menceritakan, sosok Syaikhona Kholil Bangkalan sendiri merupakan tokoh penting dalam penyebaran pendidikan agama Islam di Indonesia.

"Beliau ini dikatakan Waliyyullah yang agung, karena banyak guru, ulama yang belajar agama dari Syaikhona Kholil Bangkalan. Termasuk muridnya yakni KH Hasyim Asy'ari, KH Bisri Syansuri dan KH Wahab Hasbullah," imbuhnya.

Selanjutnya, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang merupakan mantan Presiden Indonesia yang menjaga toleransi dan pluralisme.

Baca Juga: DPRD Jember Ajak Masyarakat Tumbuhkan Pola Hidup Sehat Lewat Mini Soccer, Ekonomi Olahraga Ikut Bergeliat

"Gus Dur kita tahu sebagai salah satu pendiri dari PKB, yang juga memiliki garis perjuangan yang harus diteladani karena menjaga berbagai perbedaan yang ada," ungkapnya.

Itqon juga mengungkapkan, sosok terakhir yakni Marsinah karena perjuangan sebagai aktivis perempuan dan memperjuangkan hak-hak buruh saat itu patut untuk diteladani.

Halaman:

Tags

Terkini